Ajak Persatuan Istri, TNI Cek HIV/AIDS

SEMARANG, Mediajateng.net – 30 anggota TNI Markas Komando Rayon Militer (Koramil) Semarang Barat, menjalani tes HIV dan Aids, Kamis (14/4). Pengecekan potensi penyakit menular kepada kepada sebanyak 30 anggota TNI dan anggota persit, dilakukan petugas dari Dinas Kesehatan Kota Semarang.
Komandan Rayon Militer (Danramil) 01 Semarang Barat, Mayor Inf Imam Masroni, mengatakan, pengecekan potensi penyakit menular dengan mengambil contoh darah milik anggota, merupakan langkah antisipasi karena wilayah kerja Koramil 01 juga meliputi wilayah Kalibanteng Kulon dimana menjadi pusat resosialisasi Argorejo atau lebih dikenal dengan sebutan Sunan Kuning (SK).
Jika diketahui menderita HIV, imbuh dia, maka dengan pengawalan Dinkes Kota Semarang akan dilakukan pencegahan agar penyakit tidak sampai makin parah dan menjadi Aids. Selain penyakit menular tersebut, imbuh Iman, anggota juga dilakukan pengecekan kemungkinan terjangkit penyakit kelamin seperti sipilis. “Wilayah hukum Koramil Semarang Barat juga meliputi lokalisasi, anggota yang bertugas disini rawan tertular penyakit seperti itu. Jadinya kami kalukan pemeriksaan,” kata Imam.
Imam mengatakan, wilayah Semarang Barat, tempat anggotanya bertugas dianggap rawan sehingga perlu dilakukan pemeriksaan dan antisipasi dini. “Jangan sampai ada anggota yang tertular, kalau ketahuan dari awal masih bisa diobati,” katanya.
Terkait pelibatan Persit, Imam mengatakan yang akan terkena imbas apabila anggota Koramil tertular HIV adalah istri. “Mau tidak mau pasti istri juga akan tertular, jadi kami libatkan agar bisa ikut mengontrol suaminya,” kata Imam.
Sementara itu, Adriyani, petugas Dinkes Kota Semarang, saat memberi pengarahan kepada anggota TNI Koramil 01 Semarang Barat mengungkapkan, tidak saja melakukan pengetesan, namun, dalam meminimalisasi penularan HIV dan Aids juga sediakan lembaga konseling kepada pasien. “Anggota diambil sample darahnya untuk di-tes kemudian juga disediakan konseling terkait penyakit kelamin,” ungkapnya. (Mj-47)

Comments are closed.