77,7% Petani di Jateng Masih Konvensional

Semarang- mediajateng.net

Meningkatkan nilai tukar petani di wilayah Jawa Tengah, membutuhkan usaha yang luar biasa. Faktanya hampir 77,7 persen mayoritas petani di Jawa Tengah, adalah termasuk kategori petani gurem.

“Petani di Jawa Tengah saat ini mayoritas adalah petani gurem. Dalam bercocok tanam, mereka sangat konvensional. Begitu pula dalam kepemilikan lahan.Mereka menggarap lahan luasan kurang dari setengah hektar.”ungkap Dewan Riset Daerah Jawa Tengah Daniel Kameo

Hal teesebut disampaikan Daniel dalam sebuah diskusi Prime Topic mengangkat judul “Meningkatkan Nilai Tukar Petani” yang berlangsung pada hari Senin. ( 27/2 ) di kawasan Pandanaran. Daniel menegaskan bahwa sebagai pelaku kebijakan, pemerintah semestinya berani membuat gebrakan besar melawan mekanisme pasar. Sudah diatur dalam UU No. 19 Tahun 2013, bahwa pemberian subsidi kepada petani harus lebih besar. Sementara yang selama ini terjadi, kebijakan pro petani oleh pemerintah masih serba tanggung.

“Padahal hampir 40 persen tenaga kerja di wilayah pedesaan, adalah mereka yang bekerja pula di sektor pertanian.” tambahnya (MJ-202)

Comments are closed.