Zeus Karaoke Akhirnya Berhenti Beroperasi

0

Semarang, Mediajateng.net, – Zeus Executive Karaoke yang berlokasi di lantai 2 Hotel Grand EDGE Jalan Sultan Agung Semarang, akhirnya tutup. Penutupan tersebut dilakukan oleh manajemen Zeus sendiri pasca Pemkot Semarang melayangkan surat teguran yang kedua.

Untuk memastikan Zeus Karaoke tidak membuka lagi secara diam-diam, Pemkot Semarang melakukan monitoring melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Satpol PP, DPMPTSP dan Bapenda.

“Setelah Zeus tutup, untuk memastikan tidak buka secara diam-diam, kita instruksikan Satpol PP, Disbudpar dan Bapenda untuk melakukan monitoring setiap hari,” tandas Sekda Kota Semarang, Iswar Aminudin, Jumat (17/1).

Sementara itu, menanggapi ditutupnya Zeus Karaoke, Rizky Agung Widodo,  Marcom Kekancan Mukti selaku perusahaan pemilik hotel Grand EDGE mengatakan, pihaknya mengambil tindakan tegas dengan tidak memperpanjang kontrak dengan Zeus Karaoke.

“Karena penutupan Zeus terkait dengan regulasi atau penindakan dari Pemkot Semarang serta terjadinya pelanggaran kegiatan prostitusi, maka kita akan melakukan penghentian kontrak,” ujar Rizky.

Rizky menjelaskan, secara klausul kontrak, Zeus telah melakukan berbagai pelanggaran yang berimbas terhadap hotel Grand EDGE.

“Kalau buka dengan nama baru tidak bisa. Karena dalam klausul kontrak, nama usaha, CV nya dan personal yang tanda tangan tidak bisa dipisahkan,” terangnya.

Lebih lanjut Rizky menegaskan, bahwa Zeus tidak bisa buka dengan nama baru dan CV atau PT baru, terkait dengan adanya pelanggaran berulang kali terhadap klausul kontrak dan peraturan perundang-undangan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto menegaskan, penegakkan Perda ada ditangan Satpol PP. Untuk itu pihaknya meminta kepada Disbudpar untuk menerbitkan teguran ketiga untuk selanjutnya dilakukan penyegelan secara resmi.

“Meski Zeus Karaoke telah menutup sendiri, tapi penegakkan Perda harus tetap dilaksanakan dengan melakukan penyegelan. Untuk itu kami meminta Disbudpar untuk menerbitkan teguran ketiga,” tandas Fajar.

Lebih lanjut Fajar mengatakan, pihaknya akan menugaskan anggotanya untuk melakukan monitoring setiap hari di lokasi.

“Kami akan tugaskan anggota untuk melakukan pengawasan dan semalam sudah dimulai, Zeus sudah tutup sejak 14 Januari 2020,” tandasnya.

Dari pantauan di lokasi, nama Zeus Karaoke sudah dilepas, baik yang menempel di dinding maupun tulisan yang menyala diluar gedung. Hanya stiker bertuliskan eksekutif karaoke yang masih menempel pintu masuk.

Beberapa karyawan hotel yang ditemui juga membenarkan kalau Zeus Karaoke sudah tutup sejak 14 Januari 2020. (ot/mj)