DEMAK, Mediajateng.net – Puluhan anggota Warga Peduli Aids (WPA), Orang Dengan HIV/ Aids (ODHA) dan Orang yang Hidup Dengan _Penderita_ Aids (OHIDA) menggelar peringatan Hari Aids Sedunia di Graha Sakinah, Jalan Lingkar Demak, Rabu (30/11/2016) malam.

Arif Setiawan, Pembina LSM Gapoera, sebuah lembaga yang aktif mendampingi ODHA maupun OHIDA di Demak, menegaskan bahwa Hari Aids yang jatuh pada tanggal 1 Desember diperingati dengan agenda santunan kepada ODHA dan OHIDA yang dikemas dalam tema nada dan sastra untuk hari aids sedunia.

“Prihatin sekali, di Demak yang religius tahun 2016 ini sudah ditemukan 436 kasus HIV/ Aids, padahal ini adalah fenomena gunung es jadi bisa dibayangkan berapa banyak ODHA yang belum teridentifikasi,” tutur Arif.

Lebih jauh Arif berharap semoga masyarakat tidak menjauhi ODHA, sebab adakalanya mereka hanya korban, jadi simpati dan support akan sangat membantu menambah semangat hidup para pengidap virus yang paling mematikan di dunia ini.

“Jangan orangnya yang dijauhi, tetapi penyakitnya yang dihindari. Perilaku penyimpangan seks sebagai pemicu penularan HIV/ Aids ini yang sebaiknya harus ditekan,” imbaunya.

Sejauh ini para ODHA di Demak tidak mengalami diskriminasi, tentu saja itu tidak luput dari simpati dan empati masyarakat yang aktif melakukan pendampingan dan sosialisasi terkait HIV/ Aids. Para pendamping inilah yang biasa disebut Warga Peduli Aids (WPA).

“WPA di Desa adalah ujung tombak bagi program pendampingan ODHA, untuk itulah kami juga menggandeng karang taruna sebagai garda depan untuk kegiatan ini,” pungkasnya. (MJ-045)

Comments are closed.