PURWODADI, Mediajateng.net – Bukan pakaian indah atau pengunjung yang cantik, namun keberadaan Bagus sapi jantan besar menjadi obyek paling menarik untuk dijadikan obyek swa foto oleh pengunjung expo Peternakan dan Perikanan yang digelar Dinas Peternakan dan Pertanian Kabupaten Grobogan.

Besarnya postur sapi peranaan ungole (PO) kulit putih bernama Bagus dan Cekeh tampak kontras dengan warna warni dokar yang ditariknya. Ditambah dengan kostum ala peternak kuno menjadikan sapi dengan berat 887 kilogram itu makin diminati untuk obyek foto.

Bukan saja pengunjung, Riyanto, Kepala Dinas Perternakan dan Perikanan pun berkesempatan mengabadikan diri bersama sang istri di depan sapi yang telah banyak menorekan prestasi di tingkat provinsi.

Dengan pakaian ala petani jaman dulu, lengkap dengan rompi berwarna coklat dan topi ala koboi keduanya juga bergantian dengan pengunjung lain untuk bisa ber swa foto.

“Bagus punya sepesialisasi juara lomba ternak untuk bagian pengemukan sapi. Sedang Cekeh sapi jantan sepesialisasinya tukang kawin maksutnya untuk ngawini sapi betina milik tetangga. Selain tukang kawin, Cekeh juga juara lomba balap sapi tingkat provinsi,” ungkap Guntur, Peternak sapi asal Prambanan, Klaten yang juga meramaikan expo perternakan dan perikanan 2018 di Kabupaten Grobogan.

Bagus, kata Guntur, merupakan salahsatu dari delapan sapi PO keturunan asli Jawa yang dikembang biakkan sejak empat tahun lalu setelah dibeli dari Kebumen. “Jika main ke kandang jangan iri sama sapi saya. Bagus dan Cekeh tidurnya di atas karpet seharga Rp 600 ribu. Tidak saja karpet, setiap pagi mereka juga kita mandikan dan kandangnya kita pel. Seminggu sekali kita keramasi,” katanya pria yang senang ngusapi membelai sapi miliknya.

Pagelaran Expo Peternakan dan Perikanan 2018 kembali menjadi magnet bagi peternak di Kabupaten grobogan. Dimana, sebanyak 31 stan ikut serta dalam kegiatan yang dilaksanakan semala tiga hari kedepan.
“Peserta pameran tidak saja warga dan peternak asal Grobogan. Namun kita juga mengundang peternak dan pelaku usaha di sector perternakan dan perikanan. Kita juga undang perbangkan untuk mempermudah ketika peternak hendak cari modal usaha,” katanya.

Selain pameran dan pasar, expo juga diramaikan berbagai perlombaan yang mempertandingkan kemampuan hewan ternak milik peternak. Expo, dibuka Bupati Grobogan Sri Sumarni dengan dihadiri Kapolres dan perwakilan Kodim 0717/Purwodadi. (ag-mj)