Widhi Handoko : Sudah Saatnya Sertifikasi Tanah Berbasis Online Diterapkan

0

Semarang, Mediajateng.net, – Akademisi Universitas Diponegoro Semarang Widhi Handoko mengusulkan, harusnya kebijakan sertifikasi tanah menyesuaikan perkembangan zaman dengan cara membuat program sertifikasi berbasis online.

“Zaman sudah maju begini, masih manual pakai surat. Harusnya sudah pakai sistem E-Sertifikat,” ujarnya menjadi pembicara dalam diskusi bertema ‘Pelayanan Sertifikasi Tanah, Sudahkan Berpihak Pada Masyarakat?’ di Gedung Monod Diephuis & Co, Kota Lama Semarang, Senin (20/1).

Selain Widhi Handoko, diskusi tersebut juga menghadirkan Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Semarang Sigit Rachmawan Adhi, Plt Kepala Dinas Tata Ruang Kota Semarang Irwansyah dan Praktisi Pertanahan Hasyim Mustofa.

Namun Kepala Kantor BPN Kota Semarang Sigit Rachmawan Adhi berhalangan hadir. Padahal kehadiran Kepala BPN sangat dibutuhkan mengingat diskusi tersebut bertema tentang sertifikasi tanah.

Widhi Handoko yang juga ahli pertanahan dan tata ruang ini menyayangkan ketidakhadiran pihak BPN Kota Semarang. Sebab, BPN adalah pihak yang paling bertanggung jawab atas banyaknya persoalan mengenai sertifikasi tanah.

Menurutnya, sertifikat sistem manual selama ini menjadi penghambat program sertifikasi tanah yang sampai sekarang belum selesai. Sehingga perlu terobosan guna mempercepat program pemerintah tersebut.

“Sertifikat itu khan hanya administrasi saja. Jadi perlu mengikuti perkembangan zaman yang sudah berbasis online sekarang ini. Sebenarnya saya sudah lama mengkritik BPN, bahkan pemerintah secara umum. Mengapa program sertifikasi tanah dari dulu hingga sekarang tidak pernah rampung? Itu karena sistemnya yang buruk,” tegasnya. (ot/mj)