KARANGRAYUNG- mediajateng

Kekeringan yang hingga saat ini masih menjadi persoalan bagi warga Grobogan, mengundang keprihatinan sejumlah pemilik mobil Fortuner asal Kota Semarang.

Sebanyak 12 truk tangki dikirimkan ke sejumlah desa di Kecamatan Karangrayung. Bantuan air bersih, diberikan lantaran Karangrayung, menjadi salahsatu daerah paling terdampak kekeringan yang saat ini melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Grobogan.

Wahyudi, ketua Tugumuda Fortuner community Tufoc Semarang, dalam rilisnya, Senin (11/9) menjelaskan, bantuan air sebagai bagian dari kegiatan social guna meringankan beban warga khususnya warga Grobogan di Kecamatan Karangrayung yang mengalami kekurangan air.

“Kita melibatkan PDAM dalam menyuplai air bersih bagi warga Grobogan, Tufoc bekerjasama dengan Kepolisian Polsek Karangrayung dalam mendistribusikan bantuan air bersih,” ungkapnya.
Dari pemeritaan sejumlah media masa, kekeringan yang sangat parah. Banyak warga yang sampai memanfaatkan air dari dalam sungai.

“Warga banyak yang membangun belik demi sekedar mendapatkan air. Hal ini mengundang keprihatianna anggota sehingga muncul ide untuk memberikan bantuan suplai air kepada warga,” tambahnya.

Dari uang saweran anggota, berhasil terkumpul sebanyak 7 tangki air. Diamna, air kemudian didistribusikan langsung ke lokasi. Tidak saja dari anggota, dalam distribusi air ke daerah kering di Karangrayung juga disuplai sebanyak lima tangki air dari PDAM.

“Air yang kita berikan diharapkan bisa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari hingga beberapa hari kedepan. Dengan bisa memenuhi keburuhan air, maka mereka tidak terganggu aktifitasnya,” harap dia.

Guna memenuhi kebutuhan air, Bupati Grobogan Sri Sumarni juga menghimbau semua kesatua untuk bergerak bersama membantu warga yang kekurangan. “BPBD, PMI dan PDAM menjadi penyangga utama untuk memenuhi kebutuhan air. Dengan semua bergerak bersama, diharapkan warga yang kekurangan bisa mendapat apa yang diperlukan,” pinta Bupati.

Keterlibatan pelaku usaha dalam memenuhi kebutuhan air warga, juga diharapkan akan makin membantu.

“Terkait air, saat ini tidak perlu berfikir mau tanam. Tapi cukup untuk mandi dan memasak dulu saja. Karena kekeringan sudah terjadi dimana-mana,” tambahnya (MJ-505)