Kabupaten Semarang, Mediajateng.net- Keberadaan sebuah perguruan tinggi akan lebih dirasakan manfaatnya bagi masyarakat jika institusi tersebut menerapkan ilmu mereka langsung pada masyarakat. Terlebih jika ilmu tersebut dapat langsung dimanfaatkan pada suatu lingkungan yang masih membutuhkan bantuan dari berbagai stakeholder. Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) yang telah mengukuhkan diri sebagai perguruan tinggi yang unggul di badang IT dan kewirausahaan, ingin lebih menguatkan dirinya dengan menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Banyubiru, baru-baru ini.
“KKN Udinus ini merupakan kegiatan pertama kali, sekaligus untuk menjalankan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pengabdian masyarakat. Kami harap keberadaan mahasiswa dapat diterima dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat Banyubiru,” jelas Dr. Kusni Ingsih, MM Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Udinus, saat memberikan sambutan di depan jajaran pengurus Kecamatan Banyubiru, Muspida terkait, dan sekitar 150 orang mahasiswa peserta KKN.
Kegiatan ini adalah gabungan kegiatan beberapa organisasi mahasiswa (ormawa), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan Himpunan Mahasiswa Udinus. Ratusan mahasiswa ini akan disebar pada 5 Kelurahan, diantaranya Kelurahan Banyubiru,Bondowo, Tegaron, Kebumen, dan Rowoboni, di Kecamatan Banyubiru. Dalam kegiatan ini, diserahkan website resmi milik Banyubiru dengan alamat kecamatanbanyubiru.org yang dilaunch saat pembukaan KKN Udinus ini.
“Kami mewakili seluruh masyarakat Banyubiru, menerima dengan senang hati kedatangan mahasiswa Udinus ini. Terlebih visi Udinus yang unggul dibidang IT dan kewirausahaan ini, akan sangat membantu perkembangan Banyubiru yang lebih positif kedepannya. Selain itu, dengan dilaunch-nya website resmi Kecamatan Banyubiru ini, Udinus sangat membantu kami untuk lebih mengenalkan potensi daerah Banyubiru Ambarawa ini,” papar Suratno, SH., MH selaku Camat Banyubiru.
Dalam kesempatan terpisah, Alexander Devanda Wisnu, Ketua Panitia KKN 2016 Udinus, menambahkan selain itu, akan dilakukan penyuluhan bencana, penyuluhan narkoba BNNP, pelatihan pengarsipan, penyerahan software perpustakaan, pelatihan IT office untuk perangkat desa Banyubiru, serta tongisasi dan plangisasi.
“Kami selama 3 hari di Kecamatan Banyubiru ini akan melayani dan bukan dilayani. Kami akan belajar bersama masyarakat sekaligus mengabdi dengan lebih nyata selain di bangku kuliah,” tandasnya. (M.J080)

1 KOMENTAR

Comments are closed.