Walikota Semarang, Lawan Kemiskinan Dengan Bunga Bank

94

Semarang,Mediajateng.net-Melawan kemiskinan tidak harus dilakukan dengan menghilangkan masyarakat miskin dari kota. Namun, terobosan yang dilakukan mengurangi angka pengangguran yang menjadi salah satu penyebab terjadinya kemiskinan perlu dilakukan.

Untuk itu, kepala daerah dituntut untuk dapat melakukan penanganan konkrit agar masalah tersebut tak menimbulkan polemik baru seperti meningkatnya wilayah kumuh dan kriminalitas.

Salah satu langkah yang dianggap paling relevan yakni dengan mendorong tumbuhnya wirasusahawan atau pelaku UMKM.
Dengan pemikiran itulah, Walikota Semarang, Hendrar Prihadi bersiap luncurkan pinjaman modal usaha dengan bunga sangat rendah yaitu hanya 3%.

Tidak saja bunga rendah, namun angka pinjaman yang disiapkan pun disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha kecil yakni hingga Rp 50 Juta.

Tak hanya itu, untuk melakukan pinjaman, untuk memulai usaha yakni uang hingga Rp 5 juta, pelaku UMKM tidak perlu pusing menyerahkan agunan agar uang yang diperlukan untuk memulai usaha bisa segera didapat.

“Waktu yang ditetapkan untuk pelaku UMKM melakukan angsuranpun relatif lama, yaitu 2 tahun. Jadi tidak terlalu menjadi beban bagi pelaku usaha. Cari pinjaman agar usaha bisa hidup, tapi jika dibebani bunga tinggi dan angsuran besar usaha tentu tidak akan jalan,” ungkap Hendi.

Hal yang lebih menguntungkan, yakni untuk mengakses intrument pinjaman bunga rendah yang ditawarkan, masyarakat bisa langsung mencari informasi di Dinas Koperasi dan UMKM Kota Semarang.

“Program pinjaman bunga rendah ini menyempurnakan program Kampung Tematik yang lebih dulu dirintis di tahun 2016,” imbuh Walikota Semarang, Hendrar Prihadi.

Melalui program pinjaman bunga rendah ini, Walikota yang akrab disapa Hendi ini berharap, pelaku UMKM pada masing-masing Kampung Tematik di Kota Semarang dapat lebih berkembang dengan adanya tambahan modal usaha.

“Keterbatasan modal menjadi salah satu hambatan masyarakat untuk mengembangkan usaha, sehingga pinjaman dengan bunga rendah ini menjadi salah satu solusi yang kami tawarkan ke masyarakat”, jelas Hendi.

“Harapan saya dengan berkembangnya usaha-usaha di Kota Semarang, akan ada semakin banyak lapangan kerja yang tersedia dan tidak menutup kemungkinan memacu lahirnya wirausahawan-wirausahan baru”, tambah Hendi.(MJ-070)

Comments are closed.