SEMARANG, mediajateng.net, – Masjid Baitus Salam, Jagalan, Semarang Tengah mendapat giliran pertama program bersih-bersih masjid dan mushala yang digalakkan kembali oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi pada Jumat (10/5).

Kegiatan yang dinamai Jumat Resik-Resik Masjid (Jarik Masjid) itu sendiri telah dilakukan rutin oleh Walikota Semarang sejak tahun 2017 tiap bulan Ramadhan.

Dengan menggunakan lap kanebo, Hendi sapaan akrab Walikota Semarang, membersihkan jendela-jendela masjid yang tampak berdebu. Selain Hendi, pengurus masjid dan warga setempat ditambah lima orang mitra dari Go-Clean turut melakukan bersih-bersih bangunan masjid tersebut.

“Setiap hari jumat semua bergotong royong, baik rekan-rekan pengampu wilayah di tingkat kelurahan dan kecamatan, takmir dan warga itu melakukan aktivitas turun ke lapangan membersihkan masjid atau musala. Selain itu, tentu saja kita bisa bersilaturahmi, dengan begini saya jadi kenal takmirnya contohnya,” tutur Hendi.

Hendi menjelaskan ada sekitar 700 hingga 800 masjid dan musala di Kota Semarang akan dibersihkan dalam program itu. Selain itu, Hendi juga memberikan bantuan, salah satunya sejumlah alat sholat baru untuk disediakan di masjid tersebut.

“Jadi kami melakukan upaya bersih-bersih ini untuk menunjukkan iman kita dan mendapatkan lebih banyak pahala di bulan Ramadan. Mudah-mudahan program ini bisa bermanfaat bagi warga Kota Semarang,” pungkasnya. (ot/mj)