Walikota Semarang : Izin Tidak Diperpanjang, Zeus Karaoke Harus Ditutup

0

SEMARANG, Mediajateng.net, – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang segera menutup tempat hiburan Zeus Karaoke yang berlokasi di lantai 2 Hotel Grand EDGE Jalan Sultan Agung.

Penutupan tempat hiburan tersebut didasarkan pada pertimbangan kasus prostitusi yang menjerat Zeus Karaoke di Polrestabes Semarang dan Polda Jateng.

Demikian disampaikan Walikota Semarang Hendrar Prihadi disela menyampaikan program destinasi kuliner di Kota Semarang tahun 2020 kepada media, beberapa waktu lalu.

“Selain kasus pidana di kepolisian, izin usaha Zeus Karaoke juga telah habis sejak April 2019 dan tidak diperpanjang, sehingga harus ditutup,” terang Hendi, panggilan akrabnya.

Untuk menindaklanjuti penutupan karaoke tersebut, pihaknya telah menggelar rapat dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang, Dinas Pariwisata, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan DPMPTSP.

“Dalam rapat, saya sudah sampaikan untuk menutup Zeus Karaoke. Karena sudah melanggar aturan, baik pada ketentuan hukum di tingkat kepolisian, maupun ketentuan peraturan Pemerintah Kota Semarang yakni tidak memperpanjang izin,” tandasnya.

Namun demikian lanjut Hendi, untuk penutupan tetap harus melalui prosedur yang ada. Salah satunya dengan melayangkan Surat Peringatan (SP) penutupan operasional oleh Dinas Pariwisata.

“Tutup harus susuai dengan prosedur yang ada. Seperti peringatan pertama, peringatan kedua dan peringatan ketiga, baru ditutup. Peringatan pertama kan sudah dikirim pada Desember 2019 kemarin. Kalau dilihat dari hari kerja, pertengahan Januari harusnya sudah ditutup,” ujarnya.

Disinggung terkait informasi yang menyebutkan adanya pengajuan izin baru, politisi PDI Perjuangan ini mengaku belum tahu.

“Harus ditutup dulu, masalah ini belum selesai kok ngajuin izin baru,” tandasnya.

Hendi menghimbau agar tempat hiburan yang ada di Kota Semarang, untuk tetap menaati dan tertib terhadap segala aturan yang ada.

“Buat tempat hiburan lain yang masih beroperasi, ikuti aturan. Seperti jam operasional, Perijinan maupun ketertiban,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekda Kota Semarang Iswar Aminudin menegaskan pihaknya tidak akan memberikan toleransi untuk menagement Zeus Karaoke.

“Kami akan menegakkan aturan yang ada. Zeus Karaoke ditutup,” tandas Iswar.

Menurut Iswar, aturan harus ditegakkan demi ketertiban dan kenyamanan. Bagi pelanggar aturan apalagi tersangkut pidana, pihaknya akan melakukan tindakan tegas.

“Kita akan melakukan tindakan tegas bagi siapa saja yang melanggar aturan, namun tetap pada prosedur yang ada,” pungkas Iswar.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Indriyasari menegaskan, karena teguran pertama yang dikirimkan pada 20 Desember 2019 lalu tidak diindahkan, maka pihaknya akan mengirimkan teguran kedua.

“Besok (hari ini.red) surat teguran kedua kita kirimkan karena pada teguran pertama tidak diindahkan. Setelah 7 hari kerja dari teguran kedua tetep beroperasi maka kita layangkan teguran ketiga dan baru kita tutup paksa,” tandas Iin, pangilan akrabnya. (ot/mj)