KENDAL, Mediajateng.net – Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN), berinisial Z, diamankan petugas BNN Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, karena kedapatan membawa narkoba jenis sabu seberat 0,5 gram.

Saat diamankan petugas, oknum ASN yang bertugas sebagai Trantib di Kecamatan Kendal tersebut, masih memakai pakaian dinas dan kendaraan dinas.

Kepala BNN Kabupaten Kendal, Sharlin Tjahaya Frimer Arie, mengungkapkan, oknum Z ditangkap di Dukuh Gayaman, Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu , Kendal, atas laporan dari warga.

Saat ditangkap oleh petugas, tersangka Z, sempat membuang sabu yang dibawanya.

“Oknum Z kami tangkap 17 Oktober 2018 lalu. Lantaran untuk kepentingan penyidikan, kasusnya baru kami gelar hari ini,” kata Sharlin, Selasa (23/10/10).

Lebih lanjut Sharlin, menambahkan, dugaan sementara, oknum Z, adalah pengedar sabu dan sedianya akan melakukan transaksi.

BNN Kabupaten Kendal, sudah melakukan transaksi kepada Z, namun hasilnya negatif.

“Mungkin dia bukan pemakai, tapi pengedar,” tandasnya.

Sementara itu, tesangka Z, mengaku bahwa sabu ia pesan dari seorang blandar yang berada di LP Kedungpane, Semarang, seharga 600 ribu rupiah untuk 0,5 gramnya.

Rencananya, sabu seberat 0,5 gram itu, akan ia pakai bersama kawannya, yang tinggal di Kaliwungu.

“Barang diantar oleh seseorang dan kami terima di samping Puskesmas Brangsong,” akunya.
Tersangka Z, menegaskan bahwa dirinya bukan pengedar, tetapi hanya sebagai pemakai.

“Sudah lama saya berhenti memakai. Tetapi, saya dibujuk teman dan akhirnya tergoda, hingga akhirnya tertangkap,” jelasnya.

Akibat perbuatannya itu, jelas Sharlin, Z, bisa diancam pasal 114 ayat (1), subsider pasal 112 ayat (1), UU RI No. 35 Tahun 2009, tentang narkotika. Ancaman hukumannya minimal 5 tahun.