Petugas Polsek Wiradesa Saat Mendatangi Rumah Pelaku. Foto : Dok Infosekitarpekalongan.com

PEKALONGAN, Mediajateng.net – Video penyeret kucing dengan naik sepeda motor ternyata bernama Mulyono Bin Amat Sabrawi (39) menjadi viral di media sosial.

Tindakan yang dilakukan Warga Jalan Laks Yos Sudarso gang IV Koprasi Gemi Desa Bebel, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan mengundang berbagai kecaman dari warga net.

Rasa kasihan hingga kecaman diunggah dalam kolom komentar. Namun siapa pelaki penyeretan yang terlihat keji itu, dari penelusuran Infosekitarpekalongan.com jaringan Mediajateng.net diketahui ternyata alami gangguan jiwa.

Hal ini diketahuinsetelah jajaran Polsek Wiradesa menindaklanjuti informasi warga.

“Kami melakukan interogasi terhadap keluarga dengan hasil sebagai berikut : Bahwa terduga pelaku adalah anak ke 5 bersaudara dan merupakan anak paling bungsu dari keluarga Bp. Amat Sabrawi (Alm) dengan ibu Warsiti (Alm),” kata Kapolsek Wiradesa AKP Yorisa Wibowo, Senin (11/2).

“Pelaku Memiliki riwayat hidup mulai sejak kecil sekolah di SDN 3 Bebel dan lulus, Setelah itu menjalani kehidupan biasa dan mulai menjadi nelayan/ABK sejak usia 17 th. Pada usia sekira 22 th, dia belajar ilmu kebatinan dan mulai mengalami gangguan jiwa,” ungkap Kapolsek Wiradesa kepada mediajateng.net

Semenjak mengalami gangguan jiwa, dia mulai berobat di Kimia Farma, Dr. Gito (berobat jalan) dan sempat berobat ke ustadz dan kyai.

“Pengobatan terakhir pada bulan November 2018, pelaku berobat jalan di dokter Gito sebelum berangkat ke kapal untuk mencari ikan sebagaibABK,” tambahnya.

Tanggal 23 Januari 2019, Fadholi yakni kakak kandung pelaki menjemput pelaku di daerah Sumatra karena saat menjadi nelayan, diturunkan karena penyakit gangguan jiwanya tersebut kambuh.

“Setelah kejadian menyeret kucing, Minggu 10 Pebruari 2019 sekira pukul 14.00 wib, dia langsung dibawa ke Rs Zaky DJunaid Pekalongan oleh kakak kandung yang bernama fadzolli dan kakak ipar yang bernama Gunawan beserta perangkat desa Bebel Rimanto (lebe) dan saat ini dalam proses penanganan Tim Medis (belum sadar karena pengaruh obat penenang),” katanya.

Informasi tersebut didapatkan dari lFadzolli Bin Amat Sabrawi (43) Kakak kandung). Danif Gunawan (40) (kakak ipar).dan/mj

Berita juga bisa dibaca di Infosekitarpekalongan.com