SEMARANG, Mediajateng.net, – Universitas Semarang (USM) melalui UPT Pusat Pengembangan Publikasi Ilmiah Dosen (P3ID) berkolaborasi dengan Reseach Synergy Foundation menggelar Semarang International Conference Series 2019 di Gumaya Tower Hotel pada Rabu (10/7).

International Conference ini terbagi dalam tiga bidang yaitu Business and economis Series (BES) Conference, Science Series (SCIS) Conference, dan Social Sciences Series (SOSCIS) Conference.

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Dies Natalis Ke-32 USM diikuti oleh peserta dari 13 negara, yaitu: Indonesia, Malaysia, Tiongkok, Korea Selatan, Perancis, Taiwan, Korea Utara, India, Inggris, Australia, USA, Mesir, dan Irak.

Sebelumnya USM juga menggelar rangkaian kegiatan pekan ilmiah yang terbagi dalam empat kegiatan antara lain: (1) Workshop metodologi penelitian kualitatif dengan menghadirkan narasumber dari Universitas Diponegoro (UNDIP) Prof Anis Chariri SE MCom PhD AK CA, (2) International symposium (3) Guest Lecture pada Fakultas Psikologi, FTIK, Hukum, dan Magister Manajemen.

Menurut ketua UPT P3ID USM Dr Dyah Nirmala Arum Janie SE MSi bahwa rangkaian kegiatan ini menghadirkan 6 narasumber dari luar negeri antara lain Prof Magaly Koch dari Boston University USA, Prof Ahmed El Sayed Gaber dari Port Said University Egypt, Prof David Menier dari University of Southern Brittany France, Prof Ahmad Rozelan dari Universiti Teknikal Malaysia Melaka, Prof Chih-Peng Chu dari National Dong Hwa University Taiwan, dan Prof Jennifer Oxley dari Monash University Accident Research Centre Australia.

Selain itu USM juga menghadirkan 3 narasumber dari internal USM antara lain pendiri USM Prof Dr H Muladi SH., Prof Dr Hardani Widhiastuti MM Psikolog, Prof Dr Ir Kesi Widjajanti SE MM, dan Prof Dr Ir Mudjiastuti Handajani MT.

Sementara Wakil Rektor I USM Prof Dr Hardani Widhiastuti MM Psikolog mengatakan kegiatan pekan ilmiah dan konferensi internasional dosen dan mahasisiwa ini diharapkan bisa memacu publikasi ilmiah bereputasi dan memperkuat jaringan internasional.

“Pekan ilmiah internasional ini nantinya akan menjadi agenda rutin tahunan USM, dan prosiding yang diterbitkan nantinya akan terindeks Scopus dan Clarivate” tambahnya.

Salah satu peserta dari Universiti Teknikal Malaysia (UTeM) Datuk Dr Sabri Mohamad Sharif mengatakan konferen ini mempunyai keunikan dan piawainya yang tersendiri khususnya dari sudut keantarabangsaannya dan membuka lembaran baru.

Bukan saja dalam bidang akademik bahkan disudut mengukuhkan kolaborasi ilmu dan penelitian antara sesama peserta konferen yang hadir dari pelbagai penjuru dunia.

“Saya yakin kedepan konferen ini akan berjaya menarik lebih ramai peserta antara bangsa jika diluaskan aspek topik perbincangannya” tambahnya.