KEBUMEN, Mediajateng.net-
Kabar mengejutkan tersiar dari Kebumen. Dimana, MR (52) warga desa Tlogodepok, kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, ditemukan tewas di dalam rumah, Rabu (8/11) pukul 10.30. korban, ditemukan tewas dua jam setelah terjadi cekcok dengan Saripah (45) sang istri.

Tewasnya korban, pertama kali diketahui oleh saksi Sulasno (25). Pria yang juga anak kedua pasangan suami istri itu, sebelumnya pergi dari rumah karena tidak enak mendengar percekcokan kedua orang tuanya.

“Namun, dua jam kemudian karena suasana sudah sepi, saksi pulang ke rumah. Saat ketuk ketuk pintu tidak ada yang menjawab, saksi masuk dan melihat korban sudah dalam keadaan menggantung,” ungkap Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Willy Budiyanto menirukan keterangan saksi.

Panik melihat korban menggantung, Sulasno mencari Saripah ibunya yang saat kejadian tidak ada di rumah. Saat ditemukan, korban menggantung pada seutas tali yang disimpulkan di pasak rumahnya.
Kasus kematian korban, langsung dilaporkan ke Kepolsian dan ditindaklanjuti Sat Reskrim Polres Kebumen dengan menerjunkan Tim INAFIS dibantu oleh Polsek Mirit, Polres Kebumen.

“Berdasarkan keterangan saksi yang kami kumpulkan, sebelum ditemukan tewas, korban sempat cekcok dengan istrinya,” terang AKP Willy, mengutip keterangan tim olah TKP.

Kasubbag Humas menambahkan, dari hasil olah TKP, korban meninggal dunia karena kehabisan nafas akibat terlilit tali. Di sekitar TKP, polisi tidak menemukan tanda-tanda yang mencurigakan, yang mengarah ke tindak pidana.

Berdasarkan keterangan para saksi dan barang bukti yang ditemukan di TKP, Polisi menyimpulkan bahwa korban meninggal dunia akibat bunuh diri. Polisi menduga ketidakharmonisan dalam berumah tangga menjadi pemicu aksi nekad MR.

Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti menyayangkan insiden bunuh diri terjadi karena percekcokan rumah tangga. Pihaknya berharap agar warga yang menghadapi masalah rumah tangga maupun ekonomi berfikir dingin dan berkomunikasi dengan keluarga sehingga tidak mengambil jalan pintas dengan mengakhiri hidup.

“Kami sangat menyayangkan peristiwa tersebut, tidak seharusnya korban mengambil.keputusan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri apapun alasan nya,” pesan Kapolres yang menambahkan jenazah langsung dikebumikan oleh pihak keluarga.