SEMARANG, Mediajateng.net – Jelang Ujian Nasional Mei mendatang, SD Negeri Lamper Kidul 02 Semarang, melakukan pemberian motivasi kepada siswanya.
Ketua panitia Hipnoterapi, Rosiana mengatakan untuk menghadapi ujian, anak-anak perlu diberikan motivasi lebih agar percaya diri dan memiliki semangat belajar yang tinggi. Selain itu hipnoterapi yang dilakukan kemarin juga dimaksudakan agar anak-anak bisa lebih menghargai orang tua dan waktu. “Mental generasi muda sebagai penerus bangsa harus dicetak sedini mungkin, pemberian motivasi ini sebagai pondasi agar kelak mereka lebih menghargai waktu, orang tua dan memiliki pekecayaan diri serta mental yang kuat,” katanya usai pelaksanaan Hipnoterapi di aula SMA N 3 Semarang, kemarin.
Saat ini, lanjut dia anak-anak lebih memilih bermain dari pada belajar. Semangat untuk menenutut ilmu pun sangat kurang dengan adanya kemajuan tekonoli dan akses internet yang mudah didapat. “Alhasil banyak anak-anak yang acuh pada lingkungan sekitar ataupun tidak menurut perintah orang tua.”
Motivasi itu sendiri diberikan kepada 160 siswa di SDN Lamper Kidul Semarang. “Anak-anak yang biasanya acuh, setelah mengikuti terapi ini diharapkan bisa nurut kepada orang tuanya. Tadinya motivasi akan diberikan di sekolahan, tapi saat ini sekolah ada penilian akreditasi sehingga harus dipindah ke tempat lain,” tuturnya.
Pemberian motivasi dilakukan oleh Zen Fuadi yang merupakan motivator asal Solo. Diawali dengan permainan, Zen memutarkan film tentang perjuangan orang tua untuk menghidupi anak-anakanya. “Usia SD adalah usia yang tepat untuk memberikan motivasi, usaianya yang masih anak-anak akan lebih mudah dibentuk untuk cermat dan tekun belajar, lebih menghargai waktu, punya rasa percaya diri tinggi dan hal positif lainnya,” ungkap Zen.
Sementara itu Setyowati salah satu orang tua murid mengaku, pemberian motivasi berupa hipnoterapi ini bisa membuat putranya yang duduk di kelas 6 SD lebih percaya diri untuk menghadapi ujian dan bisa masuk ke SMP favorit yang diinginkan. “Semoga saja setelah diberikan motivasi, kepercayaan diri anak saya untuk mengadapi ujian sehingga bisa lulus dengan nilai yang membanggakan,” tambahnya. (069)

1 KOMENTAR

Comments are closed.