SEMARANG, Mediajateng.net – Kebijakan penghapusan Ujian Nasional, masih belum memberikan gambaran jelas bagaimana pemerintah memberikan evaluasi terhadap pendidikan nantinya.

Menurut pengamat pendidikan, Dr Ngasbun Egar M.Pd, Pemerintah harus memiliki konsep Ujian Nasional yang komprehensif.

“UN 2017, bukan hanya diselenggarakan sebagai penentu kelulusan para siswa dalam belajar. Namun harus menjadi evaluasi pendidikan secara komprehensif,” demikian dijelaskan Ngasbun.
Evaluasi pendidikan secara komprehensif adalah evaluasi yang harus dilakukan mencakup lima aspek lingkup pendidikan. Mulai dari evaluasi sarana parasana pendidikan, bagaimana keefektifan kepemimpinan dalam sekolah.
Termasuk bagaimana sekolah selama ini memberlakukan kebijakan pembiayaan pendidikan, bagaimana kualitas pendidik dan tenaga kependidikan. Serta yang terpenting adalah bagaimana penyelenggaraan pendidikan selama ini berlangsung.
Mengingat bukan lagi sebagai penentu kelulusan siswa, maka Ngasbun Egar, yang juga Wakil Sekretaris Umum PGRI Jawa Tengah, memberikan usulan agar UN 2017, nantinya tidak harus dilakukan pada jenjang akhir pendidikan siswa.
Seperti dijelaskan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendi, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan penghapusan UN 2017 dan dimungkinkan akan dilakukan seterusnya.Penghapusan ini sejalan dengan konsep Nawacita dimana pemerintah nantinya akan menerapkan desentralisasi pendidikan. (MJ-036)

Comments are closed.