Semarang-mediajateng.net

Sektor unit usaha menrngah kecil terus menjadi perhatian pemerintah jawa tengah,untuk berkembang.Mereka didorong dari sisi permodalan agar terus bertahan.Hal ini dibuktikan dari nilai penjaminan kredit yang berhasil dikucurkan sebesar 1,9 trilyun rupiah,Jamkrida Jawa Tengah,sebagai lembaga jaminan kredit daerah,mampu merangkul sebanyak 68.421 umkm yang tersebar di jawa tengah hingga semester pertama tahun 2017 ini.

“Kami menargetkan ada 150.000 umkm yang kami gandeng hingga akhir tahun nanti.Tentunya kami tidak sekadar memberikan kredit,tetapi juga menyehatkan umkm.Sebelum macet,kami benahi.” kata Direktur Jamkrida Jawa Tengah,Adi Nugroho,dalam diskusi Prime Topic,Modal Beres Usaha Sukses,Senin (13/3) di kampus Undip

Kehadiran umkm di jawa tengah menjadi perhatian.Selama ini jawa tengah sangat mengandalkan sektor pajak untuk mendongkrak pertumbuhan ekonominya.Salah satunya dari pajak kendaraan.
“Tidak pernah terpikirkan mengharapkan sokongan dari sektor umkm.” tambah Asfirla Harisanto,Komisi C DPRD Jawa Tengah

68.421 umkm terangkul baik dari kredit lembaga perbankan maupun non bank
Jamkrida Jawa Tengah,setahun berjalan telah memberikan deviden sebesar 1,5 milyar rupiah. (MJ-202)