Grobogan, Mediajateng.net – Sebuah kecelakaan tunggal kembali terjadi di wilayah hukum Polres Grobogan. Kali ini, bus Rela dengan nopol AD 1416 AH mengalami kecelakaan di Jalan Raya Purwodadi-Solo, tepatnya di Dusun Banyuurip, Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh, Senin (26/11/2018) sekitar pukul 14.30 WIB.

Dari informasi yang dihimpun, kecelakaan ini diduga karena sopir Bus Rela, Rukin, mengemudikan bus secara ugal-ugalan. Meski tidak ada korban jiwa, namun kecelakaan ini menyebabkan rugi material senilai Rp 10 juta.

Kronologi bermula, ketika bus jurusan Solo-Purwodadi ini berjalan dari arah Solo menuju ke Purwodadi dengan kecepatan sedang. Sesampainya di Dusun Banyuurip, Desa Bandungharjo, Toroh, sopir bermaksud menyalib truk tangki yang berada di depannya. Namun, karena jarak terlalu dekat, sopir pun membanting bus keluar dari badan jalan.

Kasatlantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa melalui Kanit Turjawali Ipda Joko Susilo membenarkan telah terjadi kecelakaan tunggal yang melibatkan Bus Rela dengan nopol AD 1416 AH.

“Kecelakaan tunggal yaitu Bus Rela, jurusan Solo-Purwodadi. Kronologinya, sopir akan menyalip truk tangki yang berada di depannya. Diduga kurang memperhitungkan jarak, sopir bus membanting stir ke kiri dan mengakibatkan KBM tersebut keluar dari badan jalan,” kata Ipda Joko, saat dikonfirmasi.

Sesaat setelah keluar dari badan jalan, bus tersebut menabrak pohon di bahu jalan sebelah barat. Selanjutnya, bus terperosok ke selokan.

Selain kerugian material, sebanyak tujuh orang mengalami luka ringan. Lima diantaranya hanya menjalani rawat jalan. Sementara dua lainnya sedang dalam tahap observasi di RS Panti Rahayu “Yakkum” Purwodadi. (Ag-Mj)