Trik Grobogan Hadapi Minimnya APBD

1
1036

GROBOGAN, Mediajateng.net- Pelaku usaha jangan hanya mencari untung dan membesarkan perusahaan saja. Namun, diharapkan juga terlibat aktif membangun daerah termasuk di Kabupaten Grobogan. Selain karena luas, APBD kabupaten juga terbatas.

Adanya perusahaan-perusahaan yang berdiri di Kabupaten Grobogan, ini secara langsung memberikan dampak positif bagi kemajuan ekonomi di kabupaten ini. Sebagai Bbupati, Sri Sumarni tetap mengharapkan perusahaan di Kabupaten Grobogan terus menyisihkan dananya dalam program Coorporate Social Responbility (CSR) untuk pembangunan.

Harapan, langsung disampaikannya dalam kegiatan rembug bareng dengan pengusaha di gedung Riptaloka.

“Selain untuk kegiatan sosial, sebagian dana CSR dapat digunakan untuk pembangunan fisik misalnya, pembuatan jalan kampung, pembuatan taman bermain untuk anak-anak, penataan lingkungan, dan bedah rumah tidak layak huni,” katanya, kepada Mediajateng.net, Minggu (22/4/18).

“Harapannya, sebagian CSR dipergunakan dalam pembangunan fisik, terutama di sekitar wilayah perusahaan itu berdiri. Jika ini dilakukan, maka masyarakat yang tinggal di sekitar perusahaan tersebut akan merasakan langsung manfaatnya,” ujar Sri Sumarni, dalam sambutannya.

Selama ini, beberapa perusahaan yang berdiri di kabupaten Grobogan sudah melakukan penyisihan dana untuk kegiatan CSR, diantaranya PT Kartika, produsen sirup Kartika. Sri Sumarni mengapresiasi pabrik sirup ternama ini yang telah ikut berpartisipasi dalam renovasi bundaran simpang tiga Gubug yang telah diresmikannya awal April silam.

Selain PT Kartika, beberapa perusahaan sudah memberikan contoh nyata dalam program CSR-nya.

“Sebelumnya juga ada perusahaan yang menyalurkan dana CSR untuk mendukung pembangunan. PT Pertamina yang mengalokasikan dana CSR-nya untuk membangun jalan. Kemudian dari PT Japfa Comfeed juga menyalurkan CSR untuk peningkatan gizi anak sekolah beberapa waktu lalu,” katanya.

Suasana gayeng terlihat dalam acara rembug bareng ini. Hadir dalam kegiatan ini Dandim 0717 Purwodadi Letkol Teguh Cahyadi, Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq, Kajari Edi Handojo dan para kepala SKPD. Juga sekitar 70 pengusaha dari berbagai bidang ikut serta dalam kegiatan ini. Seperti Bagus Saputra, perwakilan dari Front One Hotel Purwodadi serta pengusaha lainnya yang mendirikan usaha di Kabupaten Grobogan ini.

Kepala Bappeda Grobogan Anang Armunanto menambahkan, untuk memudahkan penyaluran CSR, Pemkab sudah menyiapkan payung hukumnya.
“Pemkab telah menyiapkan payung hukum untuk hal ini. Yaitu, Perda No 19 tahun 2016 tentang Tanggungjawab Sosial Perusahaan (TSP). Dalam kesempatan ini tadi, kita sekalian lakukan sosialisasi Perda tentang TSP itu. Dalam Perda ini, sudah diatur banyak hal berkaitan dengan penyaluran dana CSR perusahaan,” jelasnya.

Ditambahkan juga, semua SKPD sudah menyiapkan program atau kegiatan yang dapat disinergikan dengan program CSR tiap perusahaan. Program tersebut ada yang berbentuk fisik dan non fisik.(Agung-mj)

1 KOMENTAR

  1. Selamat siang,
    Bisakah kami mendapat informasi program CSR di Grobogan dalam waktu dekat??
    Mungkin bisa kami jadikan referensi untuk sasaran kegiatan CSR dari perusahaan kami.
    Terima kasih.

Comments are closed.