Tragis, Seorang Kiai dan 5 Santriwatinya Tewas Tenggelam di Bekas Galian C

0

 

GROBOGAN, mediajateng.net – Korban tewas tenggelam di galian C sedalam 2 meter di Dusun Sobotuwo, Desa Kronggen. Kecamatan Brati, Grobogan, saat ini sudah diantar pulang ke rumah masing-masing.

Sementara untuk 2 korban selamat yang dirawat di Puskesmas Brati, 1 korban sudah saat ini sudah diperbolehkan pulang, sedangkan yang lainnya dirujuk ke Rumah Sakit Permata Bunda Purwodadi guna diperiksa lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Andi Moh Akbar Mekuo saat dikonfirmasi mengungkapkan, kejadian bermula saat Pondok Pesantren Putri Al Latiffiyah mengadakan kegiatan kerja bakti.

“Usai kerja bakti, dua kelas santriwati, sekitar 60 orang, di pimpin ketua pondok menuju lokasi guna membersihkan diri dan berendam,” ungkap Kasat Reskrim.

Lebih lanjut, AKP Andi menjelaskan, saat berendam, beberapa santri ada yang berenang agak ke tengah, tiba-tiba ada yang berteriak minta tolong.

“Pak Kiai lalu nyebur ke kubangan bermaksud menolong. Nahas, dia juga tidak bisa berenang, malahan ikut menjadi korban,” lanjut AKP Andi Mekuo.

Beberapa santriwati lain yang bisa berenang ke tepi lantas meminta tolong ke warga, beberapa saat kemudian warga berdatangan menolong para korban. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Brati.

“Mendapat laporan kejadian tersebut, petugas dan tim Inafis Polres Grobogan langsung menuju lokasi,” imbuh AKP Andi.

Para korban kemudian dibawa ke Puskesmas Brati guna dilakukan perawatan dan identifikasi.

Sementara itu, lokasi galian C yang masih aktif beroperasi milik Sucipto tersebut untuk sementara ditutup guna proses penyelidikan lebih lanjut dan pemeriksaan kelengkapan ijin penambangan. (Ag-MJ)