SEMARANG, Medijateng.net – Pertemuan antara orang tua dengan pihak SMAN 3 Semarang, Kamis (12/5) menghasilkan tim investigasi yang bakal menyelidik musabab tidak lolosnya 380 siswa unggulan dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).
Pertemuan tersebut sedianya dihadiri Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti R (Ita), Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bunyamin, anggota DPR RI Komisi X Noor Achmad, dan Kepala SMAN 3 Semarang Bambang Nianto.
Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti R mengatakan bahwa kasus ini selanjutnya akan diselidiki oleh tim investigasi. “Mereka (Tim Investigasi) terdiri dari 10 orang tua, dari pihak sekolah dan Dinas Pendidikan Kota Semarang,” tutur Wakil Walikota Semarang yang akrab disapa Ita.
Agar langkah tidak melenceng, setelah Tim Investigasi terbentuk bakal langsung dilaporkan ke Kemenristek Dikti.
Seperti diberitakan, sebanyak 380 siswa SMAN 3 Semarang atau seluruh siswa IPA reguler tidak lolos dalam seleksi SNMPTN 2016. Kondisi berbeda terjadi dimana lulusan kelas IPS ada 24 dari 44 siswa yang berhasil mendapat bangku kuliah melalui jalur SNMPTN.
Padahal, SMA N 3 merupakan sekolah terkemuka yang telah banyak menempatkan alumni mereka di posisi penting dalam beberapa sektor. Sebut saja nama Sri Mulyani. Mantan Menteri Keuangan (Menkeu) yang saat ini dipercaya di Bank Dunia bersama Menlu Retno Marsudi tercatat sebagai alumni sekolah yang tepat berada di depan kantor Balaikota Semarang. (MJ-058)

2 KOMENTAR

Comments are closed.