GROBOGAN, Mediajateng.net- Ironis terlihat dari razia yang dilakukan petugas Polres Grobogan di tiga toko yang terletak di dua kecamatan yang berbeda. Yakni di Kecamatan Gubug dan Godong. Pasalnya, satu toko di Godong yang ditenggarai menjual miras tersebut dibekingi anggota kepolisian. Sementara, dua toko lainnya berlokasi tak jauh dari Polsek Gubug.

Meski demikian, Kabag Ops Polres Grobogan Kompol Sigit Ariwibowo menyatakan tidak pandang bulu sekalipun toko tersebut milik anggota kepolisian. Ia tetap melaksanakan penggeledahan di tiga toko tersebut. Dari tiga toko tersebut, sebanyak 3.800 botol miras berhasil diamankan petugas.

“Kami tidak pandang bulu, meskipun toko tersebut milik anggota sekalipun. Sudah menjadi tugas kami untuk memberantas penyakit masyarakat. Termasuk salah satunya peredaran minuman keras,” tambah Kompol Sigit, saat memimpin jalannya razia, Rabu (12/12/2018).

Kompol Sigit mengatakan, razia ini dilakukan atas laporan masyarakat yang mengaku resah dengan peredaran miras di sekitar lingkungan mereka. “Sebelumnya kami mendapatkan laporan dari masyarakat terkait adanya transaksi minuman keras,” katanya.

Operasi pekat ini sebelumnya sudah dilaksanakan sejak sepekan lalu. Operasi tersebut terus digencarkan sampai menelang pengamanan Hari Raya Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Selain itu, lanjut Kompol Sigit, pihaknya akan terus melakukan operasi ini untuk mengamankan wilayah dan menciptakan iklim kondusif menjelang pemilu 2019 mendatang.

Kompol Sigit pun mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan ke kepolisian jika ditemukan kegiatan yang berhubungan dengan miras di tempat tersebut.

‘’Kami akan terus gencarkan operasi ini untuk menciptakan kondisi yang kondusif. Tidak hanya itu, operasi ini juga digunakan sebagai langkah antisipasi peredaran miras oplosan,” lanjut dia. (Ag-Mj)