Semarang – mediajateng.net

Satu orang tewas dan tiga orang lainya mengalami luka berat setelah besi beton penyangga atap yang dikerek secara manual saat mengerjakan pergantian atap di PT Isona Mandiri di Kawasan Industri Terboyo blok N no 10, kelurahan Trimulyo, Genuk, kota Semarang jatuh menimpa pekerja yang ada dibawahnya Jum’at (25/11).

Kapolsek Genuk Kompol Heru Eko Wibowo mengatakan korban yang tewas diketahui bernama Sugeng Supriyadi (27) Krajan Kulon Rt. 2 Rw. 2, Kaliwungu Kabupaten Kendal, sedangkan korban luka berat masing masing , M. Topik (28) warga Ds. Purwokerto Rt. 2 Rw. 2 Brangsong, Kendal, Kusnanto (32) warga ds. Wonorejo Rt. 1 Rw. 4 Kaliwungu Kendal serta Sugiyanto(34) warga Jl. Rayung Kusuman Rt. 1 Rw. 6, Mranggen,Demak.

” Koban Sugeng tewas dengan luka cidera berat pada kepala lantaran terkena besi yang jatug saat hendak dipasang, sedang tiga rekanya mengalami luka berat kepala dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit,” ungkap Kompol Heru

Lanjut Heru, dari keterangan saksi pekerja dan mandor menyebut bahwa pekerjaan mengganti atap di PT Isona Mandiri ini dikerjakan oleh CV Belagio yang beralamat di Jalan Dokter Cipto Semarang. Saat itu tujuh pekerja pada pukul 11.00 berniat mengganti kerangka bangunan dengan cara manual yaitu saat menaikan baja diikat menggunakan tali dan ditarik

” Diduga tali untuk pengikat baja itu tidak kuat hingga akhirnya putus, dan meninpa empat orang pekerja dibawahnya,” imbuh Alumni Akpol tahun 2005

Selanjutnya korban yang tewas dibawa ke RS Dr Kariadi sedangkan tiga korban luka berat menjalani perawatan di RS Islam Sultan Agung Semarang. Usai dilakukan olah TKP dari Inafis Pokrestabes Semarang, Polisi juga langsung melakukan pemeriksaan teehadap saksi termasuk dari oihak CV Belagio. ( MJ-303)