GROBOGAN- Pengungkapan kasus tindakan cabul kepada anak yang dilakukan ayah tirinya bermula ketika ada laporan dari warga tentang adanya remaja wanita yang dihamili ayah tirinya sendiri. Atas laporan, Polsek Kedungjati, Polres Grobogan, melakukan penangkapan pelaku dirumahnya.

Kasat Reskrim AKP Maryoto menjelaskan, modus yang dilakukan pelaku mengajak berhubungan dengan memanfaatkan kondisi rumah yang sepi.

“Tindakan dilakukan seusai korban pulang sekolah dan sang ibu masih berjualan di sekolah. Pelaku menyetubuhi anak tirinya di rumah dan di rumah neneknya. Di rumah ketika istrinya pergi jualan,” katanya.

Sejak Juli 2016, diperkirakan pelaku sudah menyetubuhi anak tirinya hingga 26 kali. Saat ini korban sudah hamil hingga 8 bulan.

“Karena korban sedang hamil besar, maka korban tidak sekolah lagi dan hanya tinggal di rumah,” kata kasat Reskrim.

“Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 81 ayat (2) subs pasal 82 ayat (1) UU RI no. 17 tahun 2016 tentang penetapan PERPUU RI Nomer 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomer 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun ditambah sepertiga dari ancaman pidana,” tambah Kasat Reskrim.(agung-mj)