Tekan potensi teror. Danramil 01 Semarang Barat Mayor Inf A Mubarok ajak warga masyarakat waspada dan peduli terhadap lingkungan. Foto : Dokumen Kodim 0733 BS

SEMARANG, Mediajateng.net- Di tengah kondisi masyarakat dihantui teror, Kodim 0733 BS Semarang, meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan membantu aparat untuk ikut mengawasi lingkungan.

Pengawasan dilakukan hingga di masing-masing lingkungan terksit munculnya hal-hal yang mencurigakan dan bisa mengarah pada gangguan Kamtibmas.

“Tingkatkan pengawasan dengan mengaktifkan kembali Siskamling selama 24 jam. Jadi bukan saja ronda malam atau jaga malam, akan tetapi sela 24 jam wilayah selalu terpantau,” katanya.

“Terutama adanya tamu atau penguni baru dan asing. Catat dan data asal usulnya. Lebih baik semua terdata secara detai di aparatur desa atau kelurahan, sehingga kita bisa mendeteksi dan mengantisipasi sejak dini bila ada gangguan”, ungkap Danramil 01 Semarang Barat Mayor Inf A Mubarok, Kodim 0733 BS Semarang, Senin (4/3).

Danramil 01 Semarang Barat Mayor Inf A Mubarok, menambahkan, seperti dalam pertemuan dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama beberapa waktu lalu, kesamaan dan kebersamaan menjadi kekuatan besar bangsa melawan gangguan keamanan, ketertiban masyarakat.

Hal senada diungkapkan, camat Semarang barat, Sumarjo mengapresiasi antusiasme tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan Forum RT RW Se-Kecamatan Barat yang hadir dalam Pemantapan 3 Pilar untuk Komunikasi Sosial dengan mereka menyangkut Kamtibmas menunjukan semangat Kota Semarang melawan Teror.

” Warga yang hadir ini akan menyosialisasikan hasil keputusan atau pernyataan sikap dalam forum-forum tingkat RW atau RT serta Forum Kepemudaan. Sehingga pesan Kamtibmas ini akan sampai ke seluruh warga masyarakat,” kata Sumarjo.

3 Pilar Semarang Barat di akhir pemantapan yang dihadiri 2500 warga mengeluarkan pernyataan sikap antara lain, satukan tekad, bulatkan niat dan bergandeng tangan memerangi terorisme, meningkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan kita dari tingkat bawah sampai atas, harus semakin jeli dan peduli.

Selain itu juga mampu mengidentifikasi masyarakat yang memiliki tanda-tanda dan kebiasaan yang berbeda dengan masyarakat secara umum yang patut diindikasikan perilaku yang menyimpang termasuk terorisme.

Apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan agar cepat dan beranimelaporkan kepada Bhabinkamtibmas, Babinsa atau Lurah yang diteruskan ke Muspika, Cermat dalam menerima atau menyikapi situasi dan informasi yang berkembang, tidak mudah terprovokasi tetap berpegang teguh pada persatuan dan kesatuan, dan hidupkan kembali wajib lapor 1 x 24 jam bagi warga pendatang di lingkungan kampung atau perumahan.

Pernyataan sikap ini disepakati warga se-Kecamatan Semarang Barat dan akan disosialisasikan hingga tingkat Kepala Keluarga.50/mj