GROBOGAN, Mediajateng.net – Belum lama kabar penemuan bayi di teras depan rumah milik Sentot, di dusun Dolog, desa Rejosari, kecamatan Kradenan, Rabu (19/7/2018) lalu sempat menghebohkan masyarakat sekitarnya. Berkat kesigapan pihak kepolisian, akhirnya pelaku pembuang bayi tersebut ditemukan, Sabtu (21/7/2018).

Berdasarkan informasi yang dihimpun mediajateng.net, pelaku merupakan pasangan tidak resmi yang berasal dari desa Banjarsari, kecamatan Kradenan.

Keduanya membina hubungan hingga terlalu jauh mengakibatkan pelaku perempuan hamil. Rabu (19/7/2018), pelaku melahirkan bayi tersebut dan kemudian membuangnya di teras depan rumah milik Sentot.

Saat ini kedua pelaku sudah dalam penanganan unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Grobogan. Hal tersebut seperti yang diungkapkan Kapolsek Kradenan, AKP Djohari.

“Kedua pelaku merupakan pasangan tidak resmi. Mereka berhasil diamankan dari rumahnya masing-masing. Saat ini, kasus ini dalam penanganan Unit PPA Polres Grobogan,” ungkap AKP Djohari.

Seperti yang diberitakan Mediajateng.net, Rabu (19/7/2018) malam, masyarakat dusun Dolog desa Rejosari dikejutkan dengan adanya bayi yang diletakkan di teras depan rumah milik Sentot, di dusun Dolog RT 09 RW 01 desa Rejosari,

Kradenan. Saat ditemukan si empunya rumah, kondisi bayi masih merah. Terlihat dari adanya sisa air ketuban ibu yang melahirkannya. Meski demikian, kondisi bayi itu pun sehat. Seperti yang dinyatakan petugas medis Puskesmas Kradenan 1, bayi tak berdosa itu diperkirakan dibuang dua jam setelah dilahirkan dari rahim.

Kejadian tersebut dilaporkan kepada Polsek Kradenan dan dilanjutkan ke Polres Grobogan. Sabtu (21/7/2018) siang tadi, pelaku pembuang bayi yakni ayah dan ibu kandungnya sendiri berhasil diamankan petugas. (Ag-Mj)