DEMAK, Mediajateng.net – Kebahagiaan bercampur haru terluap dari wajah Sulasih (35) saat menerima kursi roda pemberian kepolisian melalui Kapolda JawaTengah, Irjen Pol Condro Kirono, Selasa (11/10) di Mapolres Demak.

Saat itu, ketika waktu pemberian bantuan kepada masyarakat dari pihak kepolisian tiba, suasana Aula Mapolres Demak lama,  tiba-tiba hening. Kemudian, dengan sigap salah satu anggota polisi menggendong wanita setengah baya ke atas panggung. Senyum bahagia bercampur haru terpancar darinya.

Sementara itu, Kapolda Jateng Irjen Polisi Condro Kirono bersama Kapolres Demak AKBP Heru Sutopo, telah siap berdiri menunggu.  Wanita tersebut kemudian didudukkan di kursi roda yang sudah dipersiapkan.

Wanita itu bernama Sulasih (35), warga Desa Cabean RT 04 RW 04 , Kecamatan Demak Kota.

Kebahagian terpancar di wajah Sulasih begitu merasakan duduk di kursi roda. Dia, tiga tahun lebih tidak dapat kemana-mana karena lumpuh yang dideritanya. “Terimakasih pak polisi, sudah lama saya memimpikan punya kursi roda,” kata Sulasih yang tak kuasa menahan air mata.

Pemberian kursi roda itu merupakan salah satu kegiatan bakti sosial yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke 64. “Selain pemberian kursi roda, kita juga memberikan santunan kepada anak yatim dan mengadakan sunatan massal,” terang Ketua Bhayangkari Demak, Nyonya Heru Sutopo, Selasa (11/10).

Serangkaian kegiatan bakti sosial yang dipusatkan di Mapolres Demak Lama,  sambung Eka, merupakan bentuk kepedulian Bhayangkari Demak terhadap sesama.  “Apa yang kami lakukan ini (bakti sosial) semoga bermanfaat dan dapat menjadi kegiatan positif yang perlu dilakukan oleh Bhayangkari Demak, ” katanya.

Dari 120 undangan, sebanyak 108 anak mengikuti sunatan massal,  salah satunya Nur Akhlis (11) siswa kelas 5 MI Jleper,  Kecamatan Mijen,  Demak.  Putra pertama Sumarno (42) itu mengaku senang mengikuti sunatan massal,  karena selain gratis juga mendapatkan bingkisan dan uang. “Tidak takut, khan tidak sakit, Om. Saya memang kepingin sunat, setiap hari diejekin teman,  sudah gede belum sunat.  Sunat di tempate pak polisi enak,  gratis dan dapat paketan sarung,  baju koko,  peci serta uang,”  ucapnya. (MJ-045)

2 KOMENTAR

Comments are closed.