Telan Biaya 47,7 Milyar, Demak Akan Punya Terminal Baru

DEMAK, Mediajateng.net — Terminal Demak, Jateng, mulai dibangun pada tahun ini. Pembangunan terminal Tipe A Demak yang terletak di Jalan Lingkar Demak, Desa Jogoloyo, Kecamatan Wonosalam itu, ditargetkan akan selesai pada tahun 2019.

Terminal yang menempati lahan seluas 5,1 hektar tersebut direncanakan menghabiskan anggaran hingga 47,7 milyar.

” Pemerintah berterima kasih atas hibah tanah dari Pemkab Demak sehingga bisa dibangun terminal tipe A ini, ” Budi Setiyadi , Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan RI, seusai peletakan batu pertama (Groundbreaking) Terminal Demak, Jumat (20/7/2018).

Di lahan seluas 5,1 hektar itu, selain bangunan kantor terminal, lajur pemberangkatan bus, tempat parkir bus, nantinya juga akan dibangun fasilitas penunjang lainnya.

Budi menambahkan, saat ini ada 90 terminal tipe A di Indonesia termasuk yang akan dibangun di Demak. Terminal Tipe A itu, nantinya tidak hanya dimanfaatkan untuk terminal saja, melainkan akan dikembangkan menjadi tempat bisnis. Seperti mall, hotel, dan pusat bisnis yang akan dikelola swasta.

“Sudah ada empat terminal yang akan dibuat skema demikian, diantaranya terminal Mangkang Semarang, Tirtonadi Solo, Harjamukti Cirebon, dan Terminal Terpadu Multi Moda Merak,” ujarnya.

Adapun untuk Terminal Demak, menurut Budi sangat memungkinkan untuk bisa dikembangkan seperti empat terminal lainnya, selain ada jalan tol, rencananya juga akan dibangun kampus Undip.

“Tahun ini kita anggarkan 4 milyar. Tahun 2019 anggaran 40 milyar lebih. Nanti akan direview lagi perencanaannya, apakah mungkin disini dibangun terminal berkonsep life style , dengan ditambah pertokoan rumah makan dan lain-lain,” bebernya.

Adanya pembangunan terminal Demak tentunya akan diimbangi dengan regulasi yang baru pula. Jika sebelumnya dikelola daerah, angkutan bebas menaik-turunkan penumpang di pool-pool mereka. Dengan adanya regulasi yang baru, nantinya angkutan harus menaik-turunkan penumpang hanya di terminal saja.

“Meski poolnya bagus, penumpang harus turun dan naik di terminal, agar terminal bisa hidup dan ramai,” tegasnya.

Sementara itu Bupati Demak M Natsir mengatakan, keberadaan terminal tipe A ini, diharapkan dapat menggerakan roda perekonomian masyarakat. Selain itu juga dapat meningkatkan layanan angkutan Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) maupun Antar Kota Dalam Propinsi (AKDP). Mengingat kapasitas terminal lama, yang kurang layak, belum mampu menampung dan memenuhi kebutuhan pelayanan secara maksimal

“Kami berharap pembangunan terminal tipe A, segera selesai. Bila perlu satu tahun saja, sehingga pada tahun 2019 mendatang, terminal tipe A Demak dapat segera beroperasi,” tuturnya. (Ari)