Tekan Inflasi, Bank Indonesia Kerja Keras Kendalikan Harga Cabai

0

Semarang – mediajateng.net

Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Jawa Tengah memprediksi pertumbuhan ekonomi di wilayah jawa tengah akan mampu mencapai angka kisaran 5,5 persen hingga 5,9 persen. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Hamid Ponco Wibowo melihat tren pertumbuhan masih positif didorong oleh pengeluaran konsumsi sebesar 6,1 persen.

“Yang kami cermati adalah masih adanya potensi kenaikan inflasi yang relatif cukup tinggi, terutama setelah bulan Maret nanti. Meski tren inflasi menurun, selama bulan Januari hingga Februari, Bank Indonesia mencatat inflasi masih sangat tinggi, dengan total 1,68 persen. Kita harus ekstra kerja keras menekan angka inflasi agar tidak sampai diatas angka inflasi nasional.” tambah Hamid

Lebih jauh Bank Indonesia menjelaskan potensi terjadinya inflasi saat ini adalah kenaikan tarif dasar listrik yang diberlakukan secara reguler. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan setelah bulan Maret berakhir, lonjakan harga komoditas pokok seperti halnya cabai , bawang merah dan minyak goreng, memicu terjadinya inflasi tinggi.

Pada triwulan kedua, Bank Indonesia menilai momentum hari besar keagamaan akan memicu peningkatan konsumsi di tengah masyarakat. Termasuk adanya kenaikan upah minimum tenaga kerja. (MJ-202)