SEMARANG, Mediajateng.net – Untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang semakin meningkat di usia produktif Polrestabes Kamis (21/7) melakukan gebrakan dengan mencanangkan program Sekolah Menengah Duo Polantas (SMDP).
Untuk mengawali program ini Polrestabes Semarang menggandeng 24 SMA Sederajat di kota Semarang yang dianggap “kelebihan energi” dan melakukan survey dan evaluasi di sejumlah sekolah.
Peluncuran program ini dibuka langsung oleh Kapolrestabes Semarang Kombes Burhanudin, Wakil Walikota Hevearita Gunaryanti, Kadisdik Kota Semarang Bunyamin, Dandim 0733/Semarang beserta Jajaran terkait lainya.
Dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti mengatakan dengan adanya program ini, dia berharap selain dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas, juga ke depan bisa mejadi satu muatan lokal di sekolah. “Mudah-mudahan berjalan efektif dan memenuhi semuanya termasuk pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Jadi masing-masing sekolah nanti akan diberikan konseling satu jam pelajaran atau menyesuaikan dengan pihak sekolah,” ujar Ita.
Sementara itu, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Burhanudin, mengatakan, data kecelakaan pada enam bulan terakhir atau terhutung mulai Januari hingga Juni 2016 tercatat ada 486 kasus kecelakaan lalu lintas, 91 orang diantaranya meninggal dunia sedangkan korban luka ringan mencapai 515 orang. “yang terlibat kecelakaan ini pada usia produktif antara 16-25 tahun. Program ini bertujuan untuk membangun kehidupan lingkungan sekolah yang sadar berlalu lintas dalam membentuk karakter siswa sebagai pengantar perubahan dalam mengembangkan kebiasaan disiplin etika dan budaya,” ungkap Burhanudin. \
Dalam acara tersebut juga ditampilakan beberapa atraksi yang dilakukan oleh pelajar dan Polisi Wanita. (MJ-303)

4 KOMENTAR

Comments are closed.