GROBOGAN, Mediajateng.net – Berkendara yang baik seharusnya dimulai dari kesadaran untuk berhati-hati. Namun, hal tersebut rupanya diabaikan pengemudi truk, Rif’il Basyar. Warga Krembung, Kabupaten Sidoarjo itu saat mengendarai truk bernopol W-8557-UR tidak menguasai medan ketika sampai di jalur Semarang-Purwodadi tepatnya di desa Putat, kecamatan Purwodadi.

Akibatnya, truk tersebut menabrak Mobilio bernopol K-9025-QF yang dikemudikan Pujiyanto, warga Purwodadi, Kamis (5/7/2018).

Selain menabrak mobil, truk ini juga menyambar motor Kawasaki Ninja bernopol AD-4126-ZM yang dikemudikan Sugiharto warga desa Ngembak, kecamatan Purwodadi. Akibatnya, Sugiharto dan pemboncengnya, Dwi Utami, mengalami luka berat dan luka ringan sehingga harus dilarikan ke RS Panti Rahayu.

Kasatlantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa melalui Kanit Laka Ipda Candra menceritakan kronologi tabrakan yang melibatkan tiga KBM tersebut.

“Kronologinya dimulai pada saat KBM Truck No. Pol. W-8577-UR berjalan dari arah barat ke timur dengan kecepatan sedang. Sesampainya di TKP didepannya ada KBM Honda Mobilio No. Pol. K-9025-QF yang berjalan melambat karena mendekati lampu traffic light. Karena jarak sudah sangat dekat sehingga terjadi tabrakan,” kata Candra saat dihubungi mediajateng.net.

Tidak sampai berhenti di situ saja, truk ini terus berjalan dengan berbelok ke kanan untuk menyalip Mobilio ini. Namun nahas karena bersamaan dari arah timur ke barat ada SPM Kawasaki Ninja yang dikemudikan Sugiharto dengan kecepatan sedang. Karena jarak keduanya sudah dekat, tabrakan pun tidak dapat terhindarkan.

“Baik pengendara maupun pembonceng daripada SPM Kawasaki Ninja ini menggunakan kelengkapan yakni pakai helm, menyalakan lampu utama. Diduga memang karena jarak suuah dekat sehingga terjadi tabrakan, yang mengakibatkan pengemudi dan pembonceng SPM Kawasaki Ninja mengalami luka-luka kemudian dibawa ke RS. Yakkum (Panti Rahayu-red) Purwodadi,” pungkas Ipda Candra.