Grobogan, Mediajateng.net- Dalam rangka Tahun Baru Hijriyah, Anggota DPRD Grobogan memberikan santunan kepada 115 anak yatim piatu yang berasal dari beberapa panti asuhan yang ada di Kabupaten Grobogan. Pemberian santunan tersebut dilakukan di Ruang Rapat Paripurna I DPRD Grobogan. Selain pemberian santunan, rangkaian kegiatan ini juga diisi dengan pengajian yang dipimpin KH Mohammad Syafii dari Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan.

Dalam kesempatan ini, Ketua DPRD Grobogan, Agus Siswanto mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai infisiatif dari para anggota dewan yang bertugas di DPRD Grobogan sebagai bentuk ucapan syukur kepada Tuhan. Selain itu, kegiatan ini juga ditujukan sebagai bentuk kepedulian anggota dewan terhadap sesama. Khususnya kepada anak-anak yang sudah tidak memiliki orang tua.

‘’Anak-anak yatim piatu ini juga aset masa depan Kabupaten Grobogan. Jadi
sangat penting untuk dibantu agar mendapatkan kehidupan yang lebih layak.
Dengan harapan mereka dapat terus berkembang dan turut membantu pembangunan
Kabupaten Grobogan,” kata politisi PDI Perjuangan tersebut.

Dalam sambutannya, pria asal Gubug ini berpesan kepada anak-anak yatim piatu tersebut agar senantiasa tegar dan tidak merasa rendah diri. “Tuhan tidak akan menguji di luar batas kemampuan hambaNya. Saya mengajak agar anak-anak yatim piatu di Kabupaten Grobogan ini terus belajar meraih prestasi untuk menggapai cita-cita yang lebih baik,” tutur Agus Siswanto.

Tak hanya itu, Agus Siswanto berharap kegiatan sosial ini terus dilakukan sebagai bentuk kepedulian atas keadilan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, Indonesia ini besar karena semangat kegotongroyongan masyarakatnya. Di dalam gotong royong tersebut terdapat semangat saling berbagi antarsesama.

‘’Sulit untuk mencapai tujuan tanpa gotongroyong dan kebersamaan. Dari sana
akan muncul kepedulian dan kepekaan sosial,” jelasnya.

Di sisi lain, Agus mewakili seluruh anggota DPRD Grobogan mengungkapkan rasa duka
atas musibah yang menimpa di Palu dan Donggala. “Saya berdoa agar Tuhan
segera membangkitkan mereka dari keterpurukan dan keluarga korban diberikan
ketabahan,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Grobogan Pangkat Djoko Widodo mengatakan, santunan yang diberikan kepada 116 anak yatim piatu ini berupa bingkisan alat salat dan uang saku. Menurut dia, kegiatan ini baru kali pertama dilakukan anggota DPRD Kabupaten Grobogan.

‘’Ini baru pertama kali dilakukan jajaran anggota DPRD Grobogan. InsyaAllah
kedepan akan menjadi agenda rutin. Santunan yatim piatu ini murni
inisiatif anggota yang diambilkan dari sebagian penghasilan mereka,”
katanya. (Ag-Mj)