SEMARANG, mediajateng.net, – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tahun 2018 memperoleh predikat B Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari Kementerian Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) RI.

Menurut Pj Sekda Kota Semarang Agus Riyanto, meski predikat yang didapat masih sama dari tahun lalu, namun demikian secara nilai mengalami peningkatan, yakni sebelumnya pada tahun 2017 Kota Semarang mendapat nilai 62, pada tahun 2018 mendapat nilai 67,92.

“Nilainya naik, tapi katagori atau predikatnya masih sama yaitu B. Tinggal sedikit lagi bisa naik predikat menjadi BB,” katanya.

Namun demikian, Agus menambahkan, untuk tahun depan Pemerintah Kota Semarang terus melakukan pembenahan diberbagai sektor, baik dari sistem perencanaan, sistem penganggaran, dan sistem pelaporan kerja.

“Akan terus kami benahi, sehingga target kedepan bisa naik ke predikat BB atau bahkan mungkin bisa A bisa terwujud,” ungkapnya.

Lebih lanjut Agus juga mengungkapkan, meski belum bisa meningkatkan predikat untuk penilaian SAKIP tahun 2018, pihaknya mengapresiasi kinerja dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemerintah Kota Semarang.

Sementara di Kota Semarang sendiri memiliki sistem E-Sakip, yakni aplikasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah secara elektronik (eSAKIP) yang bertujuan untuk memudahkan proses pemantauan dan pengendalian kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Semarang.

“Ini dilakukan dalam rangka meningkatkan akuntabilitas dan kinerja SKPD pada khususnya dan kinerja Pemerintah Kota Semarang pada umumnya,” ungkapnya.

Aplikasi atau sistem informasi yang dihasilkan dari aplikasi eSAKIP itu sendiri secara langsung dapat diakses oleh publik.

“Harapannya masyarakat dapat turut serta memantau, menilai dan memberikan masukan kepada Pemerintah Kota Semarang bilamana terdapat SKPD yang kinerjanya kurang maksimal,” ungkapnya. (ot/mj)