SEMARANG – mediajateng.net

Petugas Subdirektorat IV/Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah akan terus melakukan operasi galian C di wilayah hukumnya. Jika didapati ada pelanggaran, seperti tidak mengantongi izin, maka akan dilakukan langkah hukum.

Hal itu diungkapkan Kepala Subdirektorat IV/Tipidter Ditreskrimsus Polda Jawa Tengah, AKBP Ferry Irawan, saat dihubungi melalui ponselnya

“Bisa kami lakukan langkah penindakan hukun jIka terbukti ilegal,” ungkap Ferry.

Itu juga berkaitan ketika ditanyakan perihal galian C di wilayah Sungai Petung, Desa Sojomerto, Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, yang disidak Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pada Rabu pagi.

Ada beberapa alat berat yang digunakan untuk mengeruk pasir di sana. Beberapa pekerja memilih kabur rombongan Ganjar melakukan sidak. Sempat dilakukan cek ke Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah, dinyatakan tidak memiliki izin alias ilegal.

Terkait kegiatan galian C di wilayah Sungai Petung Batang tersebut, Ferry mengaku belum mengetahui pasti. Namun, dirinya memastikan operasi gabungan pihaknya dengan ESDM Provinsi Jawa Tengah terus dilakukan.

“Akan kami cek yang di Batang. Saat ini anggota bersama ESDM Provinsi juga masih berada di lapangan, operasi di daerah Grobogan,” lanjut Ferry.

Dia mengatakan, untuk penertiban seperti ini juga dilakukan polres-polres jajaran di Jawa Tengah.

“Anggota saya terbatas, tapi akan kami cek,” pungkas Fery (MJ-303)