SEMARANG,Mediajateng.net – Pemkot Semarang dalam hal ini Dinas Pertanian Kota, terus berupaya semaksimal mungkin agar ketersediaan daging sapi tercukupi. Dalam waktu dekat, Dinas Pertanian Kota Semarang akan memperbanyak bibit sapi lokal untuk dikembangbiakkan.

“Selama ini, rumah pemotongan hewan (RPH) memang kesulitan mencari sapi karena para peternak tidak mau menjual ke blantik (agen),” kata Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kota Semarang WP Rusdiana belum lama ini.

Menurut dia, para peternak memilih langsung menjual sapi dan tidak melalui blantik sehingga dari sisi harga jual jauh lebih menguntungkan, tetapi mengakibatkan harga daging naik.Di sisi lain, kata dia, ketersediaan sapi, terutama jenis lokal di Kota Semarang tidak banyak sehingga ke depannya bibit-bibit sapi lokal akan diperbanyak untuk dikembangbiakkan peternak.

“Peternak sapi sekarang sudah pintar-pintar. Jadi, orang kalau mau beli langsung ke peternak. Di sisi harga menguntungkan peternak, tetapi harga dagingnya ‘kan jadi lebih mahal,” katanya.

Karena itu, Distan akan terus memperbanyak ketersediaan bibit sapi lokal. Salah satunya dengan memanfaatkan sapi bantuan dari pemerintah pusat untuk disilangkan dengan jenis sapi lokal.
Rusdiana mengatakan, pemerintah pusat pada tahun ini berencana memberikan bantuan sapi Brahman sebanyak 50 ribu ekor untuk Jawa Tengah dan Kota Semarang mendapatkan sekitar 50 ekor.(M.J090)

1 KOMENTAR

  1. You made some good points there. I looked on the internet for additional information about the issue and
    found most individuals will go along with your views on this web site.

    pu-erh red tea

Comments are closed.