SEMARANG, Mediajateng.net – Berdasarkan data astronomi, bahwa Jumat (15/7) pukul 16.27 WIB atau pukul 17.27 WITA, matahari melintas tepat di atas Ka’bah. Bagi umat muslim Kemenag mengajak untuk memperbaiki arah kiblat shalat.
Ahmad Tambrin, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syarian mengatakan, berdasarkan tinjauan astronomis/falak, terdapat beberapa teknik yang dapat digunakan untuk meluruskan arah kiblat. “Bisa menggunakan kompas, theodolit, serta fenomena posisi matahari melintas tepat di atas Ka’bah yang dikenal dengan istilah Istiwa A’zam atau Rashdul Kiblat,” kata dia.
Dengan fenomena tersebut, bayang-bayang suatu benda yang berdiri tegak lurus di mana saja akan mengarah ke Ka’bah. Sehubungan dengan itu, dalam siaran persnya, Kementerian Agama mengimbau kepada kaum muslimin di seluruh Indonesia yang akan memperbaiki arah KIBLAT nya agar disesuaikan dengan arah bayang-bayang benda tersebut di atas.
Untuk menggunakan teknik Rashdul Kiblat, Tambrin menyampaikan ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan yaitu; Pertama, pastikan benda yang menjadi patokan harus benar-benar berdiri tegak lurus atau pergunakan Lot/Bandul; Kedua, Permukaan dasar harus betul-betul datar dan rata; dan Ketiga Jam pengukuran harus disesuaikan dengan BMKG, RRI dan Telkom.

1 KOMENTAR

Comments are closed.