SEMARANG – mediajateng.net

Seorang Sopir TProyek galian C atau yang dikenal dengan Brown Canyon, Rowosari, Tembalang tewas tertimpa longsoran tumpukan tanah galian yang hendak dimuatnya, Selasa (10/10) sekitar pukul 09.00. Oleh petugas Polsek Tembalang yang tiba di lokasi, jenazah warga Genuksari RT 03 RW 09, Genuk langsung dilarikan ke RSUP dr Kariadi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan kerja yang merenggut nyawa Jumali (35) Warga Genuksari Rt 03/09 kecamatan Genuk kota Semarang, baru datang memarkirkan kendaraannya tepat di bawah tumpukan tanah, untuk menunggu giliran memuat tanah tersebut. Sambil menunggu truk dengan Nopol H-1858-GS yang dikemudikannya itu terisi penuh tanah galian, Jumali mematikan mesin dan keluar dari kendaraannya itu.

“Sopir keluar dan kemudian berdiri tepat di samping kanan untuk menunggu muatan penuh,” ungkap Kapolsek Tembalang Kompol Subagyo saat dihububgi melalui ponselnya

Namun baru setangah muatan, lanjut dia, tiba-tiba tumpukan tanah yang berada di depan truk tersebut longsor.

Mendapati itu Jumali yang berdiri itu langsung bergerak dan masuk ke kabin truk untuk menghidupkan mesin kendaraan tersebut.

“Jumali berniat menghidupkan mesin untuk menyingkirkan truk supaya tidak terkena longsoran tersebut,” jelasnya.

Namun sayang pergerakan longsoran tanah tersebut lebih cepat, hingga tanah tersebut menimpa kabin truk. Timpaan longsoran tanah tersebut membuat tubuh Jumali terkubur. Dalam posisi tersebut pekerja lain yang berada di lokasi langsung melakukan pertolongan. Namun saat berhasil ditolong, Jumali sudah tidak bernyawa.

“Untuk saat ini jenazah sopir tersebut masih berada di kamar mayat RSUP dr Kariadi sambil menunggu pihak keluarga menjemput untuk kemudian dibawa ke rumah duka dan dimakamkan,” ungkapnya.

Terkait tindak lanjut kasus ini, pihaknya masih melakukan pengembangan dengan meminta keterangan kepada sejumlah saksi. (MJ-303)