Pekalongan – mediajateng.net

Anggota Polsek Wiradesa Polres Pekalongan yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Wiradesa Bripka Anton Purnomo mendatangi lokasi kejadian kasus pencurian dengan pemberatan di SMK Muhammadiyah Pencongan Kelurahan Bener Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan. Selasa (18/7) kemarin pagi

Menurut Kapolsek Wiradesa Polres Pekalongan AKP Zarkonil mengatakan bahwa saat ini anggotanya sedang mengumpulkan barangbukti dan saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian perkara yang mengetahui kejadian tersebut, dengan harapan dari barangbukti yang didapat dan dari keterangan saksi untuk kasus pencurian dengan pemberatan bisa cepat terungkap, ungkap Kapolsek Wiradesa.

AKP Zarkonil menambahkan bahwa kasus pencurian dengan pemberatan tersebut di ketahui pertama kali oleh penjaga malam sekolah yang bernama Bambang Budiono, 54 tahun warga Desa Bener Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan yang saat itu sedang melakukan tugas seperti biasa yakni mengontrol lingkungan sekolah. Dan saat melewati ruang Kantor dia mendapati pintu kantor sudah terbuka dan pintu dalam keadaan rusak dengan terdapat bekas congkelan.

“Karena merasa curiga kemudian penjaga malam tersebut masuk dan mengecek kedalam ruang kantor SMK Muhammadiyah Pencongan dan penjaga malam tersebut mendapati monitor di ruang kantor hilang. Kemudian penjaga malam tersebut menelepon menghubungi Kepala Sekolah dan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wiradesa,”ungkap Zarkonil

Akibat kejadian tersebut pihak sekolah mengalami kerugian sebesar kurang lebih Rp. 30 juta atas hilangnya barang-barang yang ada di ruang kantor, diantaranya 5 unit monitor merk BENQ, unit monitor merk LG , 1 unit server merk Lenovo, 1 unit laptop merk HP, 2 unit proyektor merk Epson dan 2 CPU merk LG (MJ-303)