SEMARANG, Mediajateng.net, – Lomba Sketsa Bangunan Cagar Budaya yang digelar Komunitas ArsiSKETur, dimenangkan oleh orang Semarang, Aryo Sunaryo. Hasil karyanya berlatar belakang Gereja Blenduk berhasil memikat dewan juri dan menobatkannya menjadi yang terbaik.

Untuk Juara Kedua berhasil diraih oleh Jonathan Irvan, yang mengambil sketsa gedung BII di Surabaya. Juara III dengan menghadirkan sketsa gedung BI di Jogjakarta, diraih oleh Dani Agus Yuniarto.

Menurut Ketua Panitia Sugiarto, total ada 512 lebih karya peserta yang masuk ke team juri sejak dibuka pendaftaran lomba Mei lalu. Dari jumlah tersebut, dilakukan kurasi dan diperoleh hasil 56 besar lalu diperah lagi menjadi 23 karya.

“Lalu kami lakukan penjurian dan terpilih 11 karya terbaik dan tiga nama tersebut adalah yang terbaik dari yang paling baik,” terangnya.

Sugiarto menjelaskan, kriteria yang masuk dalam nominasi adalah karya sketsa peserta menampilkan proporsi sempurna dari sebuah bangunan beserta lingkungan di sekitarnya.

“Adapun untuk bangunannya, sudah kami tentukan dan berada di 15 kota di Indonesia yakni di Semarang, Jakarta, Lasem, Salatiga, Palembang, Makassar, Bandung, Cirebon, Malang dan masih banyak lagi. Peserta rata-rata juga berasal dari kota-kota tersebut,” katanya.

Para pemenang tersebut mendapatkan hadiah Rp7 juta, terbaik kedua Rp5 juta, terbaik ketiga Rp2,5 juta. Adapun terbaik 4 hingga 6, akan mendapatkan Rp1 juta, sedangkan terbaik ketujuh hingga sebelas mendapatkan Rp500 ribu.

Menariknya, lomba ini juga diikuti oleh peserta termuda asal Salatiga yakni Charissa Claudia Nadine yang masih duduk di bangku SMP. Ia menggambar gedung Balaikota Surabaya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Komunitas ArsiSKETur Yudi Prasinto menambahkan, lomba bertaraf nasional ini dimaksudkan sebagai bentuk penghormatan bagi para sketser tanah air. Tema lomba Bangunan Cagar Budaya Dalam Sketsa diangkat sebagai bagian kecil upaya pelestarian cagar budaya.

“Salah satunya dengan cara mendokumentasi melalui karya sketsa. Dan terbukti, hasilnya sangat luar biasa baik dari sisi jumlah maupun kualitas hasil,” tandasnya.

Sementara itu dari pihak sponsor, Deksson melalui Direktur PT Fajar Lestari Sejati, Lucky Nugroho menegaskan, pihaknya mengapreasiasi karya-karya para pemenang. Seluruh hasil sketsa nantinya akan dijadikan bahan materi kalender dan buku produk Deksson.

“Sebagai produsen aseksoris pintu, kami memiliki tanggungjawab terhadap perkembangan dunia arsitektur Indonesia. Kami akan terus mendukung dan memberikan support atas karya mereka,” tandasnya. (ot/mj)