Magelang – mediajateng.net

Petugas Polsek Muntilan Pokres Magelang berhasil mengubgkap Kasus persetubuhan di bawah umur korban berinisial FN, (17) seorang pelajar, warga Srumbung Magelang sedangkan pelaku AF (20),
warga Congkrang Muntilan, Magelang.

Dari keterangan Kapolsek Muntilan AKP Mudiyanto mengatakan, Kejadian persetubuhan ini terjadi pada 10 April 2016, sekitar pukul 10.00 wib dirumah pelaku, Congkrang Muntilan. dengan bujuk rayu dari pelaku korban yang masih duduk dibangku SMK kejuruan di Muntilan ini mau diajak berhubungan intim layaknya suami istri tanpa ikatan yang sah, dengan kejadian tersebut si wanita mengalami trauma dan merasa takut.

“Hal tersebut terkuak setelah pelaku membawa anak perempuan tersebut selama satu minggu dan ditemukan oleh pihak keluarga korban di Kos kosan didaerah tidar Magelang Kota, 02/6 /2017, sekitar pukul 23.00 wib, dan kemudian pelaku diserahan di Polsek Muntilan,” ungkap Mudiyanto

Tersangka kini diamankan di Polsek Muntilan guna dilakukan penyidikan lebih lanjut, dan petugas juga telah menyita beberapa alat sebagai barang bukti diantaranya 1 buah celana training warna biru tua, 1 buah kaos lengan panjang warna pink bermotif warna hitam, 1 buah kerudung warna merah, 1 buah celana dalam warna putih, 1 buah kasur warna biru, 1 buah sprei kasur warna pink, 1 buah tikar dari plastik warna putih.

Dengan perbuatanya tersebut pelaku dijerat dengan Pasal 81 ayat 2 Undang undang RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang undang RI No 23 tahun 2002,tentang perlindungan anak atau pasal 287 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan dendan paling banyak Rp. 5 Milyar. (MJ-303)