DEMAK, Mediajateng.net – Kolone senjata disuguhkan oleh anggota TNI dan Polri dalam rangka peringatan puncak Hari Bhayangkara ke 72 yang dipusatkan di Alun – alun Simpang Enam Demak, Rabu (11/7/2018).

Demonstrasi kolone senjata ini merupakan wujud sinergitas antara ‘ saudara tua’ dan ‘saudara muda’.

Sebanyak 31 personel gabungan Kodim 0716 Demak dan Polres Demak unjuk ketrampilan dan ketangkasan dalam memainkan senjata.

Seni dan atraksi kolone senjata yang dikolaborasikan dengan seni tradisional ini, dipimpin langsung oleh Aipda Kamdi, Kanit Humas Polsek Demak Kota .

Atraksi kolone senjata ini, diawali dengan salam penghormatan kepada Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo, kemudian dilanjutkan gerakan pemeriksaan dan kerapian dalam formasi secara bersamaan, ketangkasan membawa dan memainkan bersenjata dan terakhir formasi angka 72.

Atraksi kolone senjata yang menampilkan kekompakan serta disiplin personil dalam memainkan senjata menunjukan kemampuan TNI – Polri yang siap menjaga kedaulatan NKRI.

Kemampuan pasukan dalam memainkan senjata yang diselingi berbagai formasi itu, membuat hadirin terkagum-kagum dan mendapatkan sambutan meriah baik dari peserta upacara maupun masyarakat yang hadir ditempat itu.

Dalam amanatnya, Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo, mengajak seluruh anggota Polres Demak, untuk refleksi diri, guna meningkatkan optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi polri,
dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan refleksi dini, Polri bisa melihat lagi, bukan hanya keberhasilan yang telah dicapai, namun juga menyadari kelemahan dan kekurangan selama ini.

“Kelemahan dan kekurangan itu harus dilihat sebagai tantangan untuk memperbaiki diri. Melakukan
perubahan yang positif, serta terus melakukan upaya reformasi institusi Polri secara menyeluruh dan konsisten,” kata Maesa.

“Polri harus dapat bersikap responsif dan peka, dengan terus menerus mereformasi diri serta meningkatkan kualitas kinerjanya secara profesional,” lanjutnya.

Hadir dalam peringatan Hari Bhayangkara ke 72 itu, Komandan kodim 0716/Demak, Letkol Infantri Abi Kusnianto, Bupati Demak M.Nasir , Ketua DPRD Demak
Nurul Muttaqien, serta pejabat di jajaran Kodim 0716 Demak, Polres Demak dan Forkominda Demak.

Maesa menambahkan , semua tugas dan tanggungjawab yang melekat pada setiap insan bhayangkara tidaklah ringan dan mudah, karena itu setiap anggota polri dituntut agar mampu menjalankan amanah ini secara profesional,dengan penuh keikhlasan, integritas, dan rasa tanggungjawab.

“Semoga peri̇ngatan Hari Bhayangkara tahun 2018 ini, dapat kita jadikan momentum untuk memberikan yang
terbaik bagi bangsa dan negara yang kita cintai, menuju Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian,”

Usai demonstrasi kolone senjata, hadirin juga disuguhi atraksi tari kreasi baru oleh Polwan – polwan cantik , binaan Ketua Bhayangkari Demak, Sukma Maesa.

Bukan itu saja, hadirin juga diajak berjoget bersama Goyang Nasi Padang. Acara diakhiri dengan pengalungan bunga kepada Kapolres Demak AKBP Maesa Soegriwo bersama istri dan pemotongan tumpeng.