Blora, Mediajateng.net -Jelang peringatan Idul Adha 1439 H, Pemkab Blora melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) mengadakan lomba Ternak Tahun 2018. Puluhan ternak unggulan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Blora ini ikut serta dalam ajang ini.

Bertempat di Lapangan Noyo Gimbal, Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Rabu (15/8/2018), lomba ini berlangsung meriah. Kepala Disnakikan Blora, Ir. Wahyu Agustini SE, M.Si mengatakan ada lima kategori yang dilombakan, yakni sapi eksotis, sapi peranakan ongole (PO) jantan, sapi PO betina, sapi BUMDesma, dan kambing peranakan etawa (PE).

“Masing-masing Kecamatan mengirimkan mengirimkan empat ternak untuk empat kategori mulai sapi eksotis, sapi PO jantan, sapi PO betina, dan kambing PE sehingga total 48 ternak. Untuk sapi BUMDesma diikuti oleh enam desa yang memiliki BUMDes pengelolaan penggemukan sapi yakni Palon, Kemiri, Bacem, Kawengan, Blungun, dan Galuk,” ujar Ir. Wahyu Agustini SE, M.Si.

Dari segi penilaiannya, tidak hanya dilihat dari berat badan saja, namun dinilai juga dari tingkat usia, berat badan, tinggi badan, dan kondisi kesehatannya.

“Postur tubuh yang proporsional sesuai umur akan mendapatkan nilai yang baik. Jadi belum tentu yang paling berat dapat juara. Jurinya terdiri dari tim dari Kabupaten dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah,” lanjutnya.

Setiap ternak yang datang, tambahnya, langsung dilakukan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi dan panjang tubuh ternak. Jumlah gigi ternak juga ikut diperiksa dalam penilaian lomba ini.

Lomba ini dibuka Wakil Bupati H.Arief Rohman M.Si. Dalam sambutannya, Pemkab Blora mengaku senang dan bangga karena melihat banyak potensi sapi dan kambing yang dimiliki Kabupaten Blora.

“Kami mewakili Bapak Bupati mengapresiasi kegiatan yang bisa mempertemukan berbagai peternak dari seluruh wilayah Blora ini. Selain untuk mengetahui perkembangan produk unggulan peternakan daerah, momentum ini bisa dimanfaatkan untuk saling tukar informasi, wawasan dan pengalaman dalam hal budidaya sapi yang baik dan menguntungkan,” ucap Wakil Bupati.

“Dengan diselenggarakannya lomba ini, kami harapkan bisa menambah semangat para peternak untuk melestarikan dan meningkatkan ketersediaan bibit-bibit sapi PO baik jantan maupun betina yang unggul, dan berkulaitas yang memiliki daya saing dan ciri khas sebagai sapi Blora,” kata Wakil Bupati Blora, H. Arief Rohman.

Sementara itu, Wakil Bupati meminta enam desa yakni Palon, Kemiri, Kawengan, Bacem, Blungun, Galuk, yang tergabung dalam BUMDesma dan mendapatkan bantuan sapi penggemukan dari Kemendes PDTT, harus dapat mengelola dan mengembangkan sapinya dengan baik sehingga bisa menjadi contoh bagi desa-desa dan BUMDes lainnya.

Dari penilaian dewan juri, Kategori Sapi Eksotis diterima Ivan (Kecamatan Blora) dengan skor 922. Sementara untuk Sapi PO Jantan juara pertama diperoleh peternak asal Kedungtuban bernama Rakib.

Sementara untuk Sapi PO Betina dimenangkan peternak dari Kecamatan Kradenan. Untuk kategori Bumdesma diperoleh Kelompok Berkah Jaya dari Kecamatan Jepon.

Tak hanya sapi saja, kambing juga diikutkan dalam lomba ini. Untuk kategori Kambing Pejantan, dijuarai Sumarno dari Kecamatan Todanan. Dalam lomba ini hadir juga pimpinan OPD Blora, Forkompimca Jepon dan tokoj masyarakat serta pegiat ternak (Ag-Mj)