DEMAK, Mediajateng.net –

Adu fisik terjadi antara anggota TNI dan Polri di Kabupaten Demak, Jumat (26/1) pagi. Tak satu pun yang sudi mengalah. Keringat bercucuran dan kubangan lumpur tak dihiraukan.

Kedua pengaman negara tersebut terlihat berjibaku, unjuk kekuatan masing – masing. Saling serang dan tendang untuk mengalahkan lawan. Jatuh dan bangun tidak menyurutkan semangat para prajurit untuk merebutkan si kulit bundar.

Ya, pagi itu anggota Kodim 0716 Demak dan Polres Demak, menggelar pertandingan sepakbola di Stadion Pancasila Demak. Pertandingan persahabatan itu, untuk membangun sinergitas antar TNI dan Polri menjelang Pilkada Jateng 2018.

Persatuan Sepakbola (PS) Bhayangkara dipimpin langsung oleh Kapolres Demak, AKBP Maesa Soegriwa, sedangkan kapten kesebelasan Persatuan Sepakbola (PS) TNI, dikomandani oleh Komandan Kodim 0716 Demak, Letkol Infantri Abi Kusnianto.
Kapolres Demak, AKBP Maesa Soegriwo, mengatakan, pertandingan persahabatan ini merupakan bagian dari kampanye kamtibmas.

Selain itu, juga untuk menjaga keakraban dan sinergitas antara Polri dan TNI, khususnya di wilayah Demak.

“Kita jalin keakraban dan sinergitas tugas antara Polisi dan TNI yang bertugas di wilayah Demak ini, dengan bermain bola bersama,” kata Maesa.

Olah raga sepakbola ini, sebagai salah satu bentuk penguatan fisik sebelum memasuki kegiatan yang membutuhkan tenaga dan pikiran, yakni pengamanan Pilkada Jateng 2018.

“Kami ingin menunjukan kepada masyarakat Demak bahwa TNI dan Polri itu kuat dan saling bersinergi untuk menjaga NKRI,” ujarnya.

Meskipun sama – sama menurunkan pemain-pemain berusia diatas 35 tahun keatas, namun jalannya pertandingan berlangsung seru. Kedua tim saling balas menyerang untuk memasukan bola ke gawang lawan. Kondisi lapangan yang becek dan berlumpur,menambah keseruan pertandingan itu.

Bukannya menendang dan menggiring bola, justru para pemain yang terpeleset di lapangan berlumpur saat mengejar bola.
Tak ayal lagi, para pemain justru banyak yang terjatuh dan berbalur lumpur.
Melihat rekan-rekannya terjatuh, ratusan penonton yang tediri dari personel TNI dan Polri bersorak sorai dan terus menyemangati para pemain.

Dandim 0716 Demak, Letkol Infantri, Abi Kusnianto, menuturkan, pertandingan sepak bola ini untuk membina silahturahmi yang baik antara personel Kodim dan Polres Demak, terlebih memasuki tahun politik , baik TNI maupun Polri berkomitmen menjaga netralitas dan bersama sama menjaga agar Pilkada Jateng berjalan aman.

“Sepakbola ini, tentunya bisa menambah keakraban, saling mengenal. Dan nantinya kita bisa saling bersinergi dalam menjalankan tugasnya masing-masing,” tuturnya.

Kegiatan ini, lanjut dia, untuk membudayakan sportivitas. Menang kalah yang penting gembira bersama. Bola boleh lewat, tapi kaki saling mengait.

Laga sepak bola persabahatan antara Kodim 0716 Demak melawan Polres Demak ini berakhir dengan kedudukan 0 – 2 untuk kemenangan kesebelasan Polres Demak.
Seusai pertandingan, Kapolres Demak, AKBP Maesa Soegriwa dan Komandan Kodim 0716 Demak, Letkol Infantri Abi Kusnianto, saling berpelukan dan salam komando. Keduanya juga bergantian saling gendong, sebagai simbol kebersaman antara TNI dan Polri.