SEMARANG, Mediajateng.net – Calon Gubernur Jawa Tengah nomor urut dua, Sudirman Said menyindir pesaingnya calon gubernur nomor urut satu, Ganjar Pranowo yang kerap berhalangan hadir dalam satu forum diskusi yang membahas masalah korupsi yang digelar di sejumlah kampus.

Sindiran itu disampaikan Sudirman Said, saat menjadi salah satu narasumber dalam diskusi Refleksi 20 Tahun Reformasi Kembali ke Pancasila dan UUD 1945, Indonesia Darurat Korupsi, Selasa (29/5) di Semarang.

Menurutnya, karena pesaingnya berhalangan hadir maka kursi disebelah dirinya terlihat kosong. Sindiran ini disampaikan dalam konteks bercanda, dan sontak mengundang gelak tawa ratusan audiens yang hadir dalam forum tersebut.

“Ngomong-ngomong soal kursi kosong nih. Sedikit guyon, boleh ya? Ini fórum ke sebelas yang Pak Ganjar (Ganjar Pranowo,red) tidak ada bersama saya. Hanya hadir 5 atau 6 kali mungkin, yaitu forum-forum resmi KPU,” katanya bercanda sambal menunjuk kursi kosong di sebelah kirinya.

Mantan Menteri ESDM ini menambahkan, dirinya selalu meluangkan waktu untuk mengisi acara di forum kampus yang banyak dihadiri banyak mahasiswa. Hal ini berbeda dengan pesaingnya yang tidak pernah datang memenuhi undangan panitia forum kampus.

“Seluruh forum kampus tidak ada beliau (Ganjar Pranowo,red). Apalagi forum yang bahas masalah korupsi, tidak pernah hadir sekalipun. Tapi ini guyon saja ya, jangan dimuat (berita) kalo Anda tidak mau memuat, tapi kalo anda mau muat ya silakan saja,” tambahnya bercanda lagi diikuti gelak tawa para mahasiswa yang hadir.

 Sudirman Said mengatakan, salah satu komitmen dirinya dalam hal pemberantasan korupsi adalah dengan cara menghadiri forum diskusi kampus yang membahas masalah korupsi. Dengan begitu, dirinya bisa berbagi ilmu dan mengajak para mahasiswa untuk berani jujur, memiliki pengetahuan dan beretika.

“Negara butuh banyak lapisan pemimpin yang memiliki pengetahuan dan etika yang kuat. Tanpa dua hal itu maka kepemimpinan cenderung digunakan bukan untuk kepentingan rakyat banyak,” pungkasnya.