SEMARANG, Mediajateng.net – Salah satu kuliner jalanan yang menyajikan makanan tradisional yang terkenal di sebagian kalangan masyarakat adalah angkringan. Suasana angkringan memberikan nostalgia dan kesan tersendiri kepada para penikmatnya.

Angkringan pun hampir menjamur di kota-kota terutama di pulau Jawa. Kali ini PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan suasana tersebut kepada pelanggannya dengan menghadirkan kegiatan “Angkringan on Station”.

Selama 4 hari (17-18 April 2018 dan 24-25 April 2018) dari pukul 16:30 WIB sampai pukul 21:00 wib, kegiatan “Angkringan On Stasiun” telah dilaksanakan di Stasiun Semarang Tawang. Selama kegiatan tersebut, pihak PT KAI Daop 4 Semarang telah memberikan 5.000 pcs hidangan angkringan berbagai jenis secara gratis kepada para penumpang Stasiun Semarang Tawang.

Kegiatan ini diadakan agar para pelanggan kereta api dapat menikmati suasana santai penuh kekeluargaan diiringi sajian live music maupun pertunjukan seni lainnya plus merchandise menarik.

IMG-20180425-WA0017

Selain di Stasiun Semarang Tawang, kegiatan ini juga dilaksanakan secara serentak di sembilan stasiun besar dari Daop 1 Jakarta hingga Daop 9 Jember (Gambir, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Purwokerto, Yogyakarta, Madiun, Surabaya Gubeng dan Jember).

“Sebagai rasa terima kasih kami, sekaligus bagian dari peningkatan pelayanan kepada para penumpang kereta api di Stasiun Semarang Tawang, kami sajikan suasana yang berbeda dan khas kepada para pengguna jasa KA di Stasiun Semarang Tawang, dimana mereka dapat menikmati makanan khas angkringan yang melibatkan para pelaku usaha UMKM yang bergerak di bidang kuliner tradisional,” ujar Dwi Erni Ratnawati, Executive Vice President PT KAI Daop 4 Semarang di sela acara penutupan “Angkringan On Station” di Stasiun Semarang Tawang (25/4).

Secara 4 hari berlangsungnya event ini, kata Dewi, total sebanyak 5.000 sajian angkringan dari berbagai macam makanan disajikan kepada para penumpang KA di Stasiun Semarang Tawang.

“Kami berharap kegiatan Angkringan on Station ini dapat menambah rasa kebersamaan dan kekeluargaan antara KAI dan masyarakat khususnya pengguna setia jasa KA,” katanya.

KAI menyelenggarakan Angkringan on Station ini pada setiap hari “Selasa” dan “Rabu” dengan tujuan agar bisa memberikan pengalaman yang menyenangkan kepada para pelanggan setianya saat bepergian menggunakan moda transportasi kereta api saat week day.

“Anda dapat menikmati sajian di gerai angkringan tersebut secara gratis. Syaratnya sangat mudah, yakni cukup menginstal dan register aplikasi KAI Access di smartphone masing-masing,” katanya.

Manager Humas PT KAI DAOP IV Semarang
Suprapto, Manager Humas PT KAI DAOP IV Semarang

Selain itu, PT KAI juga ingin mensosialisasikan agar masyarakat dalam melakukan pemesanan tiket dapat dilayani melalui fasiltas layanan online, salah satunya adalah melalui aplikasi KAI Access yang terus memberikan layanan terbaru bagi para penggunanya.

Melalui aplikasi KAI Accses,masyarakat sekarang telah bisa memesan tiket bagi perjalanan kereta api 1 jam sebelum berangkat. Selain itu, melalui aplikasi ini juga, masyarakat bisa mendapatkan harga tiket kereta api yang sedang promo diskon.

“Kami menghimbau kepada masyarakat yang ingin memesan tiket kereta api, terutama pada masa angkutan lebaran 2018, bisa memesan melalui layanan online, salah satunya dengan aplikasi KAI Accsess, jadi tidak perlu lagi mengantri di loket. Semua sudah serba mudah dan modern,” Harap Suprapto, Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang.

Tercatat di tahun 2017 yang lalu, jumlah penumpang kereta api di wilayah PT KAI Daop 4 Semarang berjumlah total 5.808.033 orang, dimana 13.127 orang menggunakan sebagai fasilitas tiket rombongan.

Sebagai perbandingan jumlah tiket rombongan di wilayah Daop 4 Semarang, telah terjadi kenaikan pertumbuhan sebesar 234 %, dimana pada angkutan rombongan di Tri wulan 1 tahun 2017 berjumlah 3.517 orang.

“Dan di periode Tri wulan 1 tahun 2018 (pada periode yang sama) berjumlah 8.215 orang. Sementara dalam hal pengguna pemesanan tiket secara online di wilayah Daop 4 Semarang telah terjadi peningkatan sebesar 5 %, dimana sebelumnya berkisar di angka 65 % dari transaksi hariannya di tahun 2017, kini di tahun 2018 meningkat menjadi 70 %,” tandasnya.