SEMARANG, Mediajateng.net – Selama sepekan pelaksaan Operasi Zebra Candi 2016 yang dilakukan oleh Polrestabes Semarang sebanyak 2.069 ditindak dengan tilang karena terbukti melanggar aturan lalu lintas. Sementara 3.754 pengendara yang diberi teguran karena tidak membawa kelengkapan surat-surat.

“Dari jumlah tersebut pelanggar sebagian besar atau sekitar 70 persen beprofesi sebagai wiraswasta dan anak sekolah,” ungkap Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Catur Gatot Effendi saat ditemui di Mapolrestabes Semarang, Kamis (24/11).

Catur mengungkapkan dari jumlah pelanggar yang ditindak dengan tilang tersebut pelanggaran terbanyak karena terbukti melanggar marka jalan, tidak mematuhi rambu lalu lintas, dengan jumlah total 1.177 pengendara. Kemudian pengendara yang melakukan pelanggaran karena  tidak menggunakan helm sebanyak 796 pengendara, tidak memakai sabuk pengaman 354 orang dan  melawan arus 232, pelanggar.

“Tiga titik yakni di Jl Pamularsih, Jl Arteri Soekarno Hatta dan Jl Urip Sumoharjo (sepanjang Tugu sampai Mangkang). Tiga lokasi tersebut menjadi perhatian dalam pelaksanaan operasi ini karena sejauh pemantuan kami wilayah tersebut paling rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.

Meski demikian, Catur menambahkan, tidak menutup kemungkinan operasi akan digelar di lokasi lain dengan melihat perkembangan yang ada di lapangan. Selain itu, jam atau waktu operasi bukan hanya pagi sampai siang hari saja, tetapi kapan saja jika kondisi di lapangan memang diperlukan.

“Petugas kami masih melakukan pemetaan jalan dan wilayah mana saja yang rawan pelanggaran,” jelas

Selama sepekan pelaksanaan Operasi Zebra angka kecelakaan lalu lintas tercatat mengalami penurunan. Untuk korban meninggal dunia 1 orang karena kecelakaan tunggal menabrak median jalan, luka ringan 12 orang dan luka berat 1 orang. Secara persentase rata-rata kejadian kecelakaan turun 50 persen.

Operasi Zebra Candi 2016 yang digelar selama 14 hari, mulai Rabu (16/11) akan berlangsung  hingga 29 November. Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini, merupakan bagian dari persiapan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2017. (MJ-303)

Comments are closed.