Semarang Dikepung Bencana, Dandim Perintahkan Prajuritnya Turun Tangan Bantu Korban

Komandan Kodim 0733 BS Semarang Kolonel INF Yudhi Diliyanto bersama Wakil Walikota Hevearita Gunaryanti, saat meninjau kondisi warga korban banjir. Foto : Ist/Pendim

Semarang, Mediajateng.net – Bencana banjir dan tanah langsor kepung Kota Semarang.
 
Genangan air hingga 50 centimeter, hingga Sabtu (6/2) malam, sebagian besar masih menggenang hingga ke dalam permukiman.
 
Air belum juga surut. Akibatnya, warga harus bermalam dengan dikelilingi genangan air. Kondisi tersebut, Komandan Kodim 0733 BS Semarang Kolonel INF Yudhi Diliyanto, S.I.P mengungkapkan, hingga malam ini, semua anggota Kodim dan Koramil masih bertahan dan ikut memberikan bantuan dilokasi bencana.
 
 “Seluruh personil Kodim kita kerahkan ke lokasi bencana,” ungkap Kolonel Inf Yudhi Diliyanto, S.I.PBabinsa Bersama Bhabinkamtibmas dan Lurah Bulusan Kecamatan Tembalang Datangi Angkringan
Dari pantauan dilapangan, genangan belum menunjukan tanda tanda surut secara signifikan. Kondisi ini ditambah warga harus tinggal dalam kondisi gelap karena PLN memadamkan listrik guna menghindari resiko warga tersengat listri karena berada digenangan.
 
 
“Disejumlah wilayah cuaca masih gerimis,” katanya.
 
“Jajaran telah melakukan monitoring banjir akibat curah hujan dengan insensitas yang terus menerus dan ditambah luapan Air Laut yang merendam pemukiman warga di wilayah Kelurahan Bandarharjo Kecamatan Semarang Utara Semarang,” tambahnya.
 
Hujan dua hari, tambah dia, menyebabkan genangan diujung Tol Kaligawe , depan RSI Sultan Agung, simpang Kecamatan Genuk dengan ketinggian air mencapai 40 cm.
 
“Selain terlibat pengamanan wilayah, jajaran juga mendukung bantuan logistik ke lokasi bencana,” tambahnya.(Pendim)