SEMARANG, mediajateng.net, – Pondok Pesantren Al Islah di Kelurahan Bulusan, Tembalang Kota Semarang menjadi salah satu tempat yang disinggahi rombongan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Rabu (20/2). Jajaran pengurus partai besutan Grace Natalie ini sedang melakukan kegiatan safari di sejumlah daerah di Jawa Tengah.

Dalam rombongan tersebut terlihat Ketua DPP Tsamara Amany, didampingi Ketua DPW PSI Jateng Yuda Primasetya, Ketua DPD PSI Kota Semarang, Ferdian Fajar dan jajaran pengurus daerah lainnya.

Setelah menunggu beberapa menit, rombongan akhirnya  ditemui langsung oleh pengasung Pondok Pesantren AL Islah Kyai Budi Harjono.

Ketua DPW PSI Jateng Yuda Primasetya mengatakan, salah satu alasan melakukan silaturahmi ke Kyai Budi Harjono karena mengajarkan cinta. Menurutnya, disaat suhu politik yang kian memanas menjelang pemilu 17 April nanti diperlukan cinta yang bisa menebarkan kedamaian.

“Tapi kami harus memperjuangkan kedamaian di antara kita semua. Tentu ini perjuangan yang harus kami tekankan agar semua bisa berjalan dengan baik,” ujarnya usai acara.

Dengan kedamaian melalui cinta, kata Yudha, menjadikan partainya berharap kedepan tidak ada lagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdiskriminasi hanya karena perbedaan suku, ras, dan keyakinan.

“Kita itu semua sama. Harapanya dengan cinta yang kami tebarkan tidak ada lagi warga negara yang terdiskriminasi,” katanya seperti yang disampaikan Ketua DPP Tsamara Amany.

Kyai Budi Harjono pun ketika memberikan sambutan memberikan beberapa pesan, yang salah satunya berharap agar PSI dapat menularkan semangat cinta kepada masyarakat.

“Dari simbol dan penamaan, PSI itu erat kaitanya dengan Cinta. Jadi harapanya PSI bisa menularkan semangat cinta. Karena cinta bisa mengubah apapun, ruwet bisa terurai, jauh menjadi dekat, dan bisa memberikan kedamaian. Seperti simbol PSI yang menurut mataku sekuntum mawar. Mawar merupakan ideom cinta,” katanya. (ot/mj)