DEMAK, Mediajateng.net – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Demak,Senin (3/12/2018) sore , mengakibatkan sejumlah wilayah terendam banjir, salah satunya SMKN 1 Sayung.

Sejak sore, banjir menggenangi sekolah yang terletak di Desa Loireng , Kecamatan Sayung itu. Bahkan hingga hari ini, Selasa (4/12), air masih menggenangi halaman sekolah dengan ketinggian air 10 – 30 cm.

Selain banjir rob, kondisi itu diperparah dengan adanya luapan air dampak pembangunan industri di belakang SMKN 1 Sayung. Meski tergenang banjir, pelaksanaan penilaian akhir semester (PAS) dengan Computer Based test (CBT) tetap berjalan.

“SMKN 1 Sayung banjir , tapi Siswa tetap melaksanakan PAS Gasal dengan sistem CBT,” kata Sutoko , Kepala SMKN 1 Sayung.

Adanya genangan air tersebut, akses menuju ruang guru dan panitia PAS menjadi terganggu. Baik siswa maupun guru harus berjibaku melawan genangan air agar pelaksanaan PAS bisa tetap berlangsung.

“Banjir tidak menyurutkan semangat siswa untuk mengikuti PAS CBT,” tambahnya.

Menurut Sutoko, mulai PAS Ganjil Tahun Pelajaran 2018/2019 ini, SMKN 1 Sayung melaksanakan tes berbasis komputer.

Pelaksanaan PAS CBT ini, tahapan – tahapannya seperti pada pelaksnaan UNBK.

“Alhamdulillah, PAS CBT berjalan lancar, semua itu karena didukung SDM dan peralatan yang memadai,” bebernya.

Selain didukung oleh SDM dan sarana prasarana, kelancaran PAS CBT ini, tentunya tak lepas dari dukungan dan peran aktif orang tua yang selalu memfasilitasi putra putrinya untuk selalu belajar online dari rumahnya masing – masing.

“Siswa senang mengikuti PAS CBT. Jauh lebih menyenangkan ketimbang tes menggunakan kertas,” tutupnya.